Malag, Beritasatu.com -Selama Ramadhan ini adalah momen unik di Masjid Al Ilyas, Distrik Gondange, Kabupaten Malang, East -java. Ribuan orang percaya mengepak masjid untuk melakukan doa Tarawih karena tradisi distribusi RP. Setelah 20.000 ibadah.
Read More : Bendi Wijaya Sopir Truk Pemicu Kecelakaan Gerbang Tol Ciawi Resmi Tersangka dan Ditahan
Fenomena ini adalah viral di media sosial setelah sirkulasi catatan video yang menunjukkan bahwa administrator masjid membagikan 20.000 rp nilai -nilai nominal ke gereja setelah berdoa di gereja.
Beritatasatu.com, Kamis (16.06.2012), amati ribuan doa dari berbagai daerah untuk bertemu Shaf. Bahkan, sangat ramai sehingga para peziarah berlari di jalan tol Malang-Lumaang.
Kondisi ini juga mempengaruhi arus lalu lintas di sekitar Masjid Al Ilyas Malang. Anggota TNI, Polri dan Nu Banser dipasang untuk mendukung peraturan lalu lintas untuk mencegah kelebihan beban.
Salah satu peziarah, Umi Kulsum, menemukan bahwa tradisi ini telah berlangsung selama bertahun -tahun. Dia menyebutkan bahwa dia adalah Salarimman, seorang pengusaha Gondanggeg, untuk distribusi uang.
“Mereka selalu penuh sesak setiap hari, bukan hanya dari Malang,” kata Umi Kulsum.
Dia secara rutin berkata dengan cucunya di Gereja Masjid Al Ilyas, tidak hanya Tarawih, tetapi juga doa malam, Dawn dan Asar.
“Rumah saya dekat, hanya menyeberang jalan, begitu sering berdoa di sini di gereja,” tambahnya.
Read More : Nvidia dan Apple Kejar-kejaran Jadi Perusahaan Paling Bernilai di Dunia
Menurut Umi Kulsum, kecuali Tarawih, H Sulariman sering membagikan uang ke Gereja Doa Fajr.
“Jika fajar mendapat 10.000 rps jika tarawih rp
Alfin, seorang anak laki -laki berusia 12 tahun yang biasanya menyaksikan doa Tarawih di masjid, mengatakan dia senang mendapatkan “bonus” setelah beribadah.
“Jika Tarawih Ima mendapat 20.000 RP, saya senang. Saya akan datang ke sini setiap hari,” kata Alfin.
Banyak peziarah datang di luar Malang Reghence, bahkan menggunakan kendaraan seperti sensor, truk, bus mini, mobil pribadi untuk mengikuti doa Tarawih di Masjid Al Ilyas Malang.