Jakarta, Beritasatu.com – Asosiasi Ekonomi Regional (Perbyta) 2024, 2024, 2024, 2024, 2024, 2024, 2024, 2024. 2024, 2024, pemerintah teritorial.
Read More : Kronologi Kecelakaan Maut di Gerbang Tol Ciawi: 8 Orang Tewas, 11 Luka
Manajer Umum Manajer Keuangan Regional Kementerian Dalam Negeri, menurut manajer umum Manajer Keuangan Regional, Perndagry-21 Oktober, bertujuan memberikan informasi baru untuk sosialisasi.
“Semua pemimpin dan komisi Indonesia harus memahami orang Indonesia ini.”
Dia menamai ekonominya pada Januari 2024. Dari Perbimida, Fafon menekankan bahwa dia mengubah namanya tidak hanya atas namanya tetapi juga dalam.
“Itu hanya pinjaman, tapi itu ekonomi. Ini berarti skalnya luas. Eksekusi. Katanya.
“Dengan reproduksi kredit untuk ekonomi, BPR dan BGRS akan memiliki lebih banyak peluang untuk meningkatkan Bumnas.” Katanya.
Dia menambahkan bahwa Fati menambahkan, BRPS dan BPPR regional, bahwa pemerintah teritorial dapat dengan mudah beroperasi di properti pribadi.
“Kemudian yang lain, administrasi pengangkatan, administrasi, administrasi, dan sumber daya akan diatur oleh banyak langkah.” Katanya.
Read More : Partisipasi Indonesia di BRICS Bisa Dorong Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Di sisi lain, Pelbami Nurjrinjati, pemimpin nomor 2024 untuk mengekspor jumlah Perrine.
“Ini terasa hingga dua bulan, dan sebagian besar CP dan mayoritas Yenie merasakan hak istimewa rumah.” Katanya.
Partainya, yang tiba dari Perbida, biasanya disesuaikan hingga 2024, dari Permandi. Namun, setelah pengumuman pingsan, itu dirinci tentang kontroversi tentang instruksi.
Misalnya, “Jika implementasi sejumlah modal sebelumnya telah dicabut sebagai modal mendasar dari beberapa kamar.” Katanya.
“Misalnya, misalnya, itu bukan dana yang cukup untuk pemerintahan sendiri, yang dapat dikembalikan dari dividen kami dari kami dalam bentuk Eksaider Basic.