Jakarta, Beritasatu.com – Monkey Man (2024) yang tayang di bioskop Indonesia pada Rabu (29/5/2024), menjadi bukti bagi Dev Patel bahwa dirinya bukan hanya aktor berbakat, tapi aktor yang mampu berkarya. filmnya sebagai sutradara.
Read More : Willie Salim Minta Maaf Terkait Viral Rendang 200 Kg Hilang
Pada Rabu (28/5/2024), Beritasatu.com berkesempatan menghadiri pemutaran perdana film The Monkey Man. Kekuatan utama film ini adalah adegan-adegan brutal dan seru yang dikemas sedemikian rupa sehingga terasa natural. Daya tarik lain bagi penonton Indonesia adalah film tersebut juga diproduksi di Batam dan menggunakan masyarakat lokal.
Bertempat di kota fiksi Yatana di India, Monkey Man menceritakan kisah perjalanan penuh petualangan dan balas dendam terhadap seorang pria misterius yang dikenal sebagai Kid (diperankan oleh Patel). Dengan menggunakan topeng misterius seekor monyet, sang Anak memasuki dunia gelap untuk membalas kematian ibunya.
Monkey Man adalah film yang penuh kekerasan dan kesenangan. Setiap pukulan, tendangan, dan aksinya terlihat natural dan bertenaga, membuat penonton benar-benar tenggelam dalam cerita. Patel mengelolanya dengan sangat baik, dan juga memberikan performa luar biasa sebagai Son.
Monkey Man juga mewakili media sosial dalam cerita film tersebut. Mengeksplorasi tema-tema seperti ketidakadilan sosial, korupsi dan politik, film ini menyentuh sisi gelap masyarakat yang sering terlupakan. Patel sukses memadukan aksi dengan cerita yang mendalam, sehingga menciptakan sebuah thriller yang menghibur. Manusia Monyet (2024). – (Gambar Dunia/-)
Penggunaan Batam sebagai salah satu setting filmnya membuat Monkey Man diminati khususnya oleh masyarakat Indonesia. Berlatar kota fiksi di India, film ini menghadirkan tampilan baru kehidupan perkotaan yang penuh bahaya dan tantangan. Patel mampu menangkap kegelapan dan ketidakstabilan kota, menambah cerita menariknya.
Read More : Terjatuh di Lokasi Syuting, Natty โKiss of Lifeโ Cedera Kaki
Selain itu, film ini juga menampilkan berbagai adegan menarik. Meski bujetnya mungkin tak sebesar film Hollywood lainnya, Monkey Man berhasil menciptakan dunia yang nyata dan hidup. Balapan antara Bajaj turbocharged dan mobil tersebut terbilang unik dan menyita perhatian penonton. Aktivitas yang kejam dan alami ditempatkan dengan hati-hati.
Penampilan Patel sebagai Kid pun patut diacungi jempol. Patel menampilkan karakternya sedemikian rupa sehingga penonton merasa terhubung dengan perjuangan dan suka dukanya, seperti menonton John Wick dari India.
Terakhir, Manusia Monyet adalah karya luar biasa dari Dev Patel. Dengan aksi seru, cerita yang kuat, dan pesan sosial yang mendalam, film ini berhasil menghadirkan pengalaman menonton yang menyenangkan.