Jakarta, Beritasatu.com – PT Perusahan Gas Negra TBK (PGN) dan anak perusahaannya telah mencapai pencapaian dalam penghargaan lingkungan yang tepat pada tahun 2024.

Read More : Polemik Agus Salim yang Jadi Korban Siraman Air Keras, Uang Donasi Rp 1,5 Miliar Diminta Balik Donatur

Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Rosa Permata Awards juga menerima kepemimpinan hijau untuk mempromosikan kepemimpinan dan implementasi prinsip ESG. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) PG alih -alih berkomitmen untuk mempertahankan konservasi lingkungan daripada peraturan yang diperlukan, serta membuat program pemeliharaan sosial dengan dampak positif pada masyarakat.

Menteri Lingkungan (LH), Hanif Phoiso Nurofiq berterima kasih kepada kepemimpinan hijau kepada semua perusahaan yang berubah dan diimplementasikan.

“Pengambilan keputusan, menurut penilaian manajemen, pangkalan dasar untuk operasi perusahaan, adalah dasar-dasar kinerja perusahaan. Berkat niat baik, nomor perbaikan lingkungan dasar,” kata Hanif Senin (024/24/2012).

Grup PGN memenangkan PGN Pagardewa Station, Area Sumatra Selatan dari Operasi Pontagas (OSSA), Pertagas (OWJA) dan Maliman di lapangan (OWJA). Sementara itu, Stasiun PGN Panaran, Stasiun PGN Panaran, Operasi Operasi Ptagas Area Jawa Oriental (OAJA), dan pemenang pemenang PGN dan Indonesia.

Presiden PG, Arief Settiawan Hando, telah mencatat keberhasilan itu.

“Penghargaan ini adalah hasil dari seluruh tim tim TG, di samping dampak upaya masyarakat untuk mengimplementasikan berbagai program, tetapi membantu menjaga lingkungan. Kami juga menghargai semua aspek yang mendukung target anggota dan upaya ini,” kata Arief.

Read More : 5 Penyakit Menular yang Diwaspadai Saat Pulang Haji

Salah satu program PGN yang sangat baik yang diterima dalam emas yang tepat adalah keindahan petani DEWA (pertanian berkelanjutan dan petani Pagardewa, dibangun di kota Pagardewa, Muara Enim, Sumatra Selatan. Program ini disajikan sebagai solusi untuk petani rendah karet, meninggalkan produktivitas kebun dan ancaman dari kebakaran darat.

Melalui inisiatif ini, PGN mendukung pengembangan ekowisata Kemiri, yang membantu meningkatkan pendapatan masyarakat setempat. Selain itu, perusahaan juga mengundang orang untuk mencapai keterampilan bisnis mereka dengan lebah, ikan, semangka, dan bisnis tanaman cabai untuk mengubah sumber daya ekonomi petani. Tidak hanya itu, PGN juga mendorong penanaman karet, menggunakan pupuk organik dan meredakan kebakaran hutan melalui peringatan peringatan petani.

Akibatnya, perkebunan karet Pagardewa dapat menyerap 4 kolam per hektar per hektar, yang memperkuat PG untuk mendukung pembongkaran. Ariefa menekankan bahwa kelompok PGN akan terus meningkatkan perubahan dalam manajemen lingkungan.

“Sebagai pengurangan gas, kita dapat memperkuat tanggung jawab sosial dan lingkungan untuk melindungi dunia dan membawa lebih banyak pengembangan masyarakat”.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *