Makassar, Berersat.com – Kunci pengacara tulang terbunuh di markas kepolisian Sulawesi Selatan, Makassar, Senin (01/06/2012). Istri korban melakukan bukti ancaman elektronik dan verbal sebelum cedera ditembakkan.

Read More : 7 Zodiak Paling Menarik Perhatian, Bikin Lawan Jenis Penasaran!

Korban penembakan bernama Rudi S Garni, sementara istrinya bernama Maryam (45). Istri korban membela puluhan DPC Peradian Makassar.

Maryam diyakini bersama suaminya (OTK) dan menembak suaminya (OTK). Terungkap beberapa minggu sebelum acara, suaminya menerima ancaman, termasuk ancaman elektronik terhadap status Facebook.

“Apa yang saya bawa dalam mode Facebook hanyalah bukti elektronik,” kata Maryam bahwa kasus tulang sudah mati, Rudi S Garni.

Tadjuddin Rachman, asisten hukum di kota DPC Peradi Makassar menjelaskan bahwa Maryam datang untuk memberikan informasi dan bukti yang disajikan pada ancaman suami. Bukti termasuk percakapan WhatsApp dan ancaman verbal sebulan sebelum penembakan terjadi.

Read More : 6 Cara Mudah Mencegah Gula Darah Tinggi

“Bukti ancaman di ponsel dan ibu -ibu Maryamen. Ancaman verbal ada, sekitar sebulan sebelum insiden itu,” kata Tadjuddin.

Pengacara hukum meninggal di tulang, Garni Rudi masih. Kelompok polisi regional Sulawesi Selatan dan polisi tulang regional, di balik film dan motif di balik pembuatan film terus ditemukan di wajah dan leher korban.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *