Jakarta, Beritasatu.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) yang pindah ke Ibu Kota Negara (IKN) akan mendapat perumahan tahap pertama, kata Menteri Penguatan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PAN dan RB) Abdullah Azwar melalui pemerintah. dan manfaat lainnya.
Read More : Menkominfo Budi Arie Sudah Take Down 1,9 Juta Konten Judi Online
“Setiap pegawai ASN akan mendapat satu unit rumah. Pegawai ASN yang akan dimutasi tahap pertama akan mendapat tunjangan khusus. Tunjangan apa pun akan kita bahas dalam waktu dekat dalam rapat terbatas sambil menunggu instruksi Presiden,” kata Azwar. Saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (17 April 2024).
Ia mengatakan, tergantung kesiapan infrastruktur termasuk akomodasi di IKN, lakh ASN akan pindah ke IKN pada pertengahan tahun ini, yang dibagi dalam beberapa tahap. Pemerintah lebih memilih ASN dibandingkan IKN di antara banyak kalangan. Kelompok prioritas utama sebanyak 11.000 orang, prioritas kedua sebanyak 6.000 orang, dan prioritas ketiga sebanyak 14.000 orang. Perpindahan ASN bergantung pada ketersediaan perumahan dan infrastruktur IKN.
“Beberapa opsi sedang kami persiapkan dan menunggu update dari Menteri PUPR yang sedang menyiapkan infrastruktur dan terus berkoordinasi dengan OIKN yang membidangi IKN,” tutup Azwar.
Azwar mengatakan, pemerintah sedang menyiapkan 47 bangunan hunian untuk menampung ASN di IKN. Diputuskan untuk menyelesaikan pembangunan apartemen pada akhir tahun ini. ASN yang dipindahkan ke IKN tahap pertama berbagi tempat tinggal dengan beberapa ASN lainnya.
Read More : Pelaku Logistik Keluhkan Tarif Tol Cibitung-Cilincing Terlalu Mahal, BUJT Akan Segera Beri Respons
“Program mutasi pegawai ASN ini dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan ketersediaan tempat tinggal. Tahap awal sebagian akan dibagikan yang merupakan bagian dari kebijakan tambahan,” kata Azwar.