Jakarta, Beritasatu.com – Stabilitas pertumbuhan ekonomi Indonesia dianggap sebagai kunci transformasi ekonomi. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Rachmat Pombba
Read More : Jadwal Pencairan BSU BPJS Ketenagakerjaan Rp 600.000, Begini Ceknya!
โStabilitas pertumbuhan ekonomi adalah dasar utama bagi kami untuk melakukan transformasi ekonomi di masa depan. Ini bisa menjadi dasar kami untuk melompat pada saat yang sama ketika kami dapat menjaga lompatan ekonomi kami, โkata Taman Ismail Marzuki pada hari Sabtu (23 November 2010).
Rachmat mengatakan topik lompatan ekonomi mencerminkan pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 5% selama 20 tahun terakhir.
Namun, ia menyatakan bahwa Indonesia harus bersyukur karena ekonomi stabil di tengah kerusuhan ekonomi global untuk periode 2015-2019. Bahkan, ketika menghadapi kondisi Pande Covid-19, Indonesia dapat pulih lebih cepat daripada negara lain karena stabilitas pertumbuhan ekonomi.
Rachmat menambahkan bahwa tahun ini ekonomi Indonesia meningkat sebesar 5,03%. Dia mengulangi kunci utama dalam melaksanakan stabilitas transformasi pertumbuhan ekonomi di masa depan itu sendiri.
Read More : QRIS Tap Berbasis NFC Akan Mudahkan Pengguna Akses Pembayaran Digital
Selain itu, inflasi terkontrol, suku bunga referensi atau tingkat BI yang masih dipertahankan 6%untuk menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi.