Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sedang merampungkan proses pembebasan lahan seluas 2.086 hektar (ha) di ibu kota nusantara (IKN ).
Read More : Komitmen dalam Keterbukaan Informasi Publik, Pertamina Raih 12 Penghargaan Kehumasan
AHY mengaku masih mendiskusikan pembebasan lahan tersebut dengan Wakil Ketua Otorita IKN (OIKN) Raja Yuli Antoni. Pihaknya, AHY, mengaku menunggu waktu yang tepat untuk melakukan penjualan tanah tersebut.
Masih dalam tahap finalisasi, tinggal menunggu eksekusi yang baik kapan akan dilaksanakan, kata AHY di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (11/06/2024).
Ia mengatakan, pembebasan lahan seluas 2.086 hektare di ICN masih belum clean and clear. Pasalnya, sebagian lahan masih ditempati masyarakat sehingga harus ada penggusuran yang baik.
“Kalau BPN sederhana saja, prinsipnya kalau tanahnya bersih dan suci, bisa kita berikan sertifikat. Memang sebagian, tapi tidak seluruhnya, dari 2.086 hektare itu sudah ditempati masyarakat,” jelasnya.
Read More : Impor Susu Capai 257.300 Ton hingga Oktober 2024
Untuk itu, AHY mengatakan perlu ada kompensasi atau relokasi bagi masyarakat yang pindah. Menurut AHY, perlu adanya koordinasi di tingkat pusat dan daerah agar tidak ada yang menjadi korban.