Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Keuangan (Menku) Sri Mulyani Indrawati mengatakan perekonomian Indonesia tumbuh relatif stabil di tengah situasi dunia yang begitu dinamis dan kompleks. Hal ini tercermin dari laporan Produk Domestik Bruto (PDB) yang berada di atas 5% selama 10 kuartal berturut-turut.
Read More : Bank Mandiri Fasilitasi Persyaratan Pembukaan Rekening Menggunakan KMILN bagi Diaspora
Informasi tersebut disampaikan Pak Mulyani pada rapat kerja IV. Komite DPD bersama Menteri Keuangan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, dan Gubernur BI pada Selasa (11/6/2024). โPertumbuhan ini didukung oleh sisi pengeluaran atau permintaan agregat, dan sisi produksi yaitu sisi penawaran,โ ujarnya.
Dengan semakin beragamnya dinamika dan tantangan, Sri Mulyani memperkirakan pertumbuhan ekonomi global diperkirakan akan stagnan. Menurut Dana Moneter Internasional (IMF), perekonomian dunia diperkirakan tumbuh sebesar 3,2% pada tahun 2024 dan 2025.
โSedangkan OECD memperkirakan lebih rendah dari itu yaitu 2,9% dan 3%. Kemudian Bank Dunia memperkirakan 2,4% untuk tahun ini dan 2,7% untuk tahun depan,โ ujarnya.
Read More : Peruri Kolaborasi dengan Pemkab Indramayu Tingkatkan Indeks SPBE
Tidak dapat dipungkiri bahwa banyak negara mengharapkan pemulihan ekonomi yang relatif lebih baik pada tahun 2024. Namun, hal ini sebenarnya tidak terjadi. Bahkan, kata Mulyani, beberapa di antaranya memiliki prospek ekonomi yang lebih buruk dibandingkan negara-negara Eropa.