Jakarta, Beritasatu.com – Denmark berhasil bermain imbang 1-1 melawan Slovenia pada laga Grup C Euro 2024 di MPH Arena Stuttgart, Minggu (16/06/2024).

Read More : Jadwal Proliga di Malang, Lavani Hadapi 2 Laga Keras

Gol yang menggerakan Tim Dinamit alias Denmark itu dicetak Christian Eriksen pada menit ke-17. Namun gol Erik Janza pada menit ke-77 membuat Denmark hanya mampu mendominasi hasil imbang pada laga perdana Euro 2024 mereka. 

Denmark juga tampak mendominasi dengan 68% berbanding 32%. Mereka melepaskan empat tembakan tepat sasaran, sedangkan Slovenia dua kali.

Hasil ini membuat keduanya memuncaki klasemen Grup C dengan selisih satu poin. Laga Grup C akan dilanjutkan dengan laga Serbia kontra Inggris yang akan dilangsungkan pada Senin (17/06/2024) pukul 02:00 WIB di Arena Auf Schalke Gelsenkirchen. 

Pelatih Denmark Kasper Hjulmand menerapkan formasi 3-4-3 pada laga pertamanya di Euro 2024. Ia memasukkan Rasmus Hojlund, Christian Eriksen dan Jonas Wind di starting line-up. Ketiganya didukung empat pemain lini tengah Victor Kristiansen, Pierre-Emile Hojbjerg, Morten Hujlman, dan Alexander Bah.

Saat ini, tiga pemain di lini belakang adalah Joachim Andersen, Andreas Christensen, dan Jannik Vestergaard. Mereka memberikan posisi penjaga gawang kepada Kasper Schmeichel.

Sementara di kubu Slovenia, pelatih Matijaz Kek menerapkan formasi 4-3-3. Ia menempatkan trio Andraz Sporar, Benjamin Sesko, dan Jan Mlakar di starting lineup.

Mereka akan didukung oleh Petar Stejanivic, Adam Gnezda Cerin dan Timi Max Elsnik. Zan Karnicnik, Vanja Drkusic, Jaka Bijol dan Erik Janza memimpin lini belakang. Posisi penjaga gawang dipercayakan kepada kiper Atlético Madrid Jan Oblak.

Denmark memulai pertandingan di bawah tekanan gelandang Jonas Wind. Pemain Wolfsburg itu mampu menembus pertahanan Slovenia, namun tak mampu menguasai ujung akhir.

Denmark kembali menekan pada menit kedelapan. Hojlund berhasil mengarahkan bola ke sisi kanan dan menyambut tendangan Alexander Bah. Namun usahanya berhasil diblok bek lawan.

Denmark memimpin melalui gol Christian Eriksen pada menit ke-17. Pemain Manchester United itu membobol gawang Slovenia usai menerima umpan tumit belakang Jonas Wind. Kemudian ia mengontrol bola dengan dadanya, menendangnya dan jatuh ke gawang Jan Oblak. 

Pada menit ke-27, Christian Eriksen kembali nyaris kebobolan. Dia menendang bola ke kanan. Bek asal Slovenia itu berusaha memblok namun berhasil digagalkan rekan setimnya dan tembakannya nyaris meleset dari Oblak.

Pada menit ke-28, Slovenia nyaris mencetak gol. Benjamin Sesko mengontrol bola di depan bek Denmark tersebut namun kontrol yang buruk membuat bola berada di luar kendalinya.

Slovenia terus berusaha mencetak gol hingga akhir babak pertama. Namun, hingga wasit Sandro Schaerer asal Swiss meniup peluit panjang, skor tetap bertahan 1-0 untuk keunggulan Denmark.

Read More : Monaco Dikalahkan Lyon, PSG Pastikan Gelar Juara Ligue 1 2023/2024

Memasuki babak kedua, Denmark berupaya memperbesar keunggulan dan Slovenia berusaha menyamakan kedudukan. 

Pada menit ke-56, Denmark mendapat hadiah tendangan sudut yang dilakukan Eriksen. Namun mantan pemain Tottenham Hotspur itu berhasil dicegat oleh bek asal Slovenia tersebut.

Para pemain Denmark selalu menguasai bola dan membuat Slovenia kesulitan mengembangkan permainan. Bahkan tim asuhan Matijaz Keko tampak kesulitan mendapatkan bola dari para pemain Denmark. 

Denmark nyaris mencetak gol keduanya malam itu pada menit ke-64. Victor Kristiansen mengirimkan umpan silang yang kemudian dimanfaatkan Rasmus Hojlund. Namun, kiper Jan Oblak memblok tembakan awal Atlanta. 

Beberapa detik kemudian, Slovenia punya peluang. Adam Cerin menyundul umpan Andraz Sporar. Namun, kepalanya telah hilang.  

Slovenia akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-76. Bek Erik Janza mencetak gol untuk menjadikan kedudukan 1:1. Pemain bernomor punggung 13 itu menunggu tendangan sudut. Ia kemudian melepaskan tembakan keras dari belakang kotak penalti melewati kiper Schmeichel.

Beberapa detik sebelumnya, Slovenia juga nyaris mencetak gol ketika tembakan Benjamin Sesko membentur tiang.

Kalah karena gol bunuh diri, Denmark coba bangkit. Berulang kali mereka mencoba membangun serangan.   

Denmark menciptakan peluang pada menit ke-85. Usai serangan Denmark, tembakan Morten Hjulman dari luar kotak penalti. Namun tendangannya langsung mengarah ke pelukan Jan Oblak. Skor imbang 1:1 bertahan hingga pertandingan berakhir.

Susunan pemain: Slovenia (4-3-3): Jan Oblak; Zan Karničnik, Vanja Drkusic, Jaka Bijol, Erik Janza; Petar Stojanovic (Benjamin Verbic 67), Adam Gnezda Cerin, Timi Max Elsnik; Andraz Šporar, Benjamin Sesko, Jan Mlakar

Denmark (3-4-3): Kasper Schmeichel; Joachim Andersen, Andreas Christensen dan Jannik Vestergaard; Victor Kristiansen (Joakim Maehle 79), Pierre-Emile Hojbjerg (Christian Noergaard 84), Morten Hujlman, Alexander Bah; Rasmus Hojlund (Yussuf Poulsen 83), Christian Eriksen, Jonas Wind (Kasper Dolberg 83)

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *