Kuala Lumpur, Beritasatu.com – Dr Tay Tien Yaa (30), kepala Rumah Sakit Lahad Datu, Malaysia, ditemukan tewas diduga bunuh diri di panti jompo pada 29 Agustus 2024. 

Read More : Menangkan Gugatan di MK, Mohammad Wahyu dan Ramzi Jadi Bupati-Wabup Cianjur

Kematiannya menjadi publik setelah kakaknya mengumumkan di Facebook pada Sabtu (14/9/2024) lalu bahwa dia bunuh diri yang katanya akibat pelecehan di tempat kerja.

Dr Tay lulus dari Universitas Kedokteran Negeri Volgograd di Rusia pada tahun 2013 dan bekerja di Johor dan Kuala Lumpur. Ia kemudian melanjutkan studi dan menyelesaikan gelar master di bidang kimia tahun lalu di Universitas Malaysia.

Mereka menikah pada September 2023 dan pada Februari 2024, mereka mulai bekerja di sebuah rumah sakit di Lahad Datu. Rumah sakit adalah tempat baru dan asing baginya, dan dia harus meninggalkan suaminya.

Adik korban menjelaskan, hingga saat ini suami Tay membantu adiknya, Tay Tien Yaa, seorang dokter asal Malaysia yang bunuh diri akibat dianiaya oleh orang yang lebih tua. – (YouTube.com/MalaysiaGazette TV)

Dr Tay dijanjikan akan bertemu kembali dengan suaminya, jika waktunya di Rumah Sakit Lahad Datu habis dalam dua tahun.

Dr Tay diduga mengadu kepada saudaranya karena dilecehkan dan dilecehkan oleh atasannya, yang memberinya tanggung jawab tambahan.

Read More : Ibu Hamil di Maros Terpaksa Melahirkan di Teras Akibat Jalan Rusak

“Dia adalah seorang dokter luar biasa yang memberikan hidupnya kepada masyarakat, namun karena tekanan dan penganiayaan terhadap pekerjaannya, dia mengakhiri hidupnya,” tulis saudaranya di Facebook.

“Insiden tragis ini menyoroti masalah kesehatan serius, seperti stres di tempat kerja dan penindasan, yang masih terus terjadi,” tambahnya.

“Rasa sakit karena kehilangan seseorang yang kita cintai tidak dapat digambarkan, terutama ketika tidak ada kata selamat tinggal. Saya berharap ini akan meningkatkan kesadaran dan perubahan dalam kesehatan mental dan praktik para profesional kesehatan,” tulisnya.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *