JAKARTA, Beritasatu.com – Badan Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama terus mendorong pelaku usaha untuk melakukan sertifikasi halal pada produknya. Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham mengatakan pihaknya akan “menjemput bola” dengan mengirimkan timnya mengunjungi tempat usaha jasa pemotongan hewan.

Read More : Deretan Fitur AI yang Ada pada Samsung Z Fold 6 dan Z Flip 6

“Hari ini kami menurunkan tim pengabdian untuk jemput bola dan mengunjungi korporasi pelaku industri hulu yaitu di 11 provinsi yang dipilih berdasarkan konsumsi daging dan ketersediaan rumah potong hewan ruminansia (RPH) dan rumah potong unggas (RPU) tertinggi. pemasok),” kata Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham di Jakarta, Kamis (30 Mei 2024).

“Langkah tersebut untuk memudahkan perusahaan-perusahaan di industri hulu dalam memenuhi kewajiban sertifikasi halalnya,” imbuhnya.

Aqil menjelaskan, dengan mengirimkan petugas ke lokasi pelaku usaha, mereka bisa mendapatkan kemudahan. Misalnya saja memperoleh informasi dan layanan sertifikasi halal langsung di tempat usahanya.​

“Kami bekerja sama dengan kelompok kerja pelayanan jaminan produk halal kementerian agama provinsi, kabupaten/kota, lembaga pemeriksa halal (LPH) masing-masing daerah, pemerintah daerah atau instansi terkait, asosiasi dan pemangku kepentingan lainnya,” lanjut Aqil.

Read More : Piala Asia U-23: Ini Tempat Nobar Gratis Timnas Indonesia vs Irak di Jakarta

Aqil juga menyebutkan, layanan sertifikasi halal secara on-site di lokasi usaha, baik terjadwal maupun deklarasi mandiri, kerap dilakukan oleh BPJPH. BPJPH juga melakukan pekerjaan serupa secara besar-besaran di 34 provinsi pada bulan Maret dan April tahun lalu, mengunjungi sentra memasak, pusat jajanan dan cinderamata, pusat perbelanjaan modern, pasar tradisional, dan kantin sekolah/madrasah.

“Kami berharap dapat terus menerapkan dan memperluas upaya ini melalui kolaborasi yang lebih luas dan spesifik dengan pemangku kepentingan layanan JPH. Tidak hanya layanan sosialisasi, pendidikan, literasi dan konsultasi, tetapi juga strategi kolaboratif untuk meningkatkan kenyamanan sertifikasi halal.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *