JAKARTA, Beritasatu.com – Ketua Otorita Kepulauan (OIKN), Basuki Hadimuljono alias Pak Bas, akan segera membangun tambahan rumah dinas di IKN untuk menampung 48 menteri Dewan Putih dan Merah era Presiden Prabowo Subianto.
Read More : Melemah 15,41 Poin, IHSG Sesi I Tertahan di Zona Merah
Bass mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya telah menyelesaikan pembangunan 36 rumah menteri. Jumlah itu setara dengan menteri senior Indonesia di pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).
Tentu saja, kalau jumlah kementerian bertambah menjadi 48, maka akan selesai 36 kementerian, seiring dengan jumlah kementerian di kabinet tinggi Indonesia. Kalau kabinet putih dan merah menjadi 48, kita pasti membutuhkan lebih banyak rumah. katanya Di kantor Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Jakarta, Senin (18/11/2024).
Sejauh ini progres pembangunan fisik dan nonfisik di IKN hingga November 2024 sudah sesuai dengan arahan Prabowo, kata Bass.
“Ada dua tenggat waktu, 2025 dan 2028. Untuk tahun 2025, saya sudah berkoordinasi dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Kantor Rini Widyantini tentang kepastian awal mutasi ASN tersebut,” ujarnya.
Read More : Curiga PDNS Belum Pulih, Pakar: Belum Ada Info dari Kemenkominfo, BSSN, dan Telkom hingga Saat Ini
Rencananya, ASN akan mulai pindah ke IKN secara bertahap hingga tahun 2025. Targetnya, pada akhir tahun 2024, seluruh kantor ASN dan 47 bangunan tempat tinggal akan selesai dibangun dan siap dihuni.
“Ya bertahap,” ujarnya. Perlu saya laporkan berapa persiapan saya, berapa langkah, berapa langkah II, berapa karyawan, termasuk masa kerja. “Bulan berapa pun, tergantung Menteri PANRB.”