Seoul, Baritasato.com – Majelis Nasional (Parlemen) Hari ini, Sabtu (12.04.2044 Pesanan. 

Read More : Kemenlu Jelaskan Soal Jenazah Anak Driver Ojol Tertahan di Kamboja dan Diminta Bayar Rp 200 Juta

Pemungutan suara diharapkan akan dimulai. 16.00 Waktu setempat (sekitar 14 14.00 Web).

Oposisi membutuhkan 200 suara untuk menyelesaikan mosi Presiden Korea Selatan. Ini membutuhkan bantuan minimal untuk delapan anggota parlemen dari partai yang berkuasa, Partai Kekuasaan Rakyat (PPP). 

Hingga Jumat (13 Januari 2013), tujuh anggota PPP juga menyatakan dukungan mereka untuk mempermalukan Presiden Korea Selatan. 

Situasi ini memberi oposisi kesempatan untuk memenangkan suara. Ketua Partai Demokrat Li Ja Meong menuntut bantuan tambahan untuk anggota PPP, dan menyebut Move sebagai kesempatan untuk membantu orang bertarung di jalanan.

Jika proposal Korea Selatan disetujui, Yun SK-yule akan diberhentikan untuk sementara waktu dan Perdana Menteri Hans Dick akan mengambil alih sebagai presiden sementara. 

Selain itu, Mahkamah Konstitusi akan memiliki hingga 180 hari untuk memutuskan nasib Presiden Yun. Jika pengadilan menyetujui pemecatan itu, Yun akan menjadi presiden kedua dari sejarah Korea Selatan, yang diberhentikan pada 2017 setelah Park Jeon. 

Namun, sejarah juga menunjukkan bahwa pada tahun 2004, pengadilan konstitusional Korea Selatan juga menghapuskan semangat presiden.

Read More : Alasan Dokter AY Persada Hospital Laporkan Pasien QAR Soal Pelecehan

Bahkan jika kegagalan presiden Korea Selatan gagal, Yun masih menderita tekanan yang sah pada pemberontakan darurat pada 3 Desember. Menurut Perang Kim Hewan, seorang peneliti di Korea Law Institute, Yun jelas merupakan bentuk pemberontakan.

Krisis politik Korea Selatan telah menyebabkan gelombang protes massal di Seoul. Ribuan warga menuntut pengunduran diri Presiden Yun dan menuntut penangkapan. Diharapkan bahwa demonstrasi akan berlanjut di sekitar Gedung Parlemen.

Survei Korea terbaru menunjukkan bahwa dukungan Yun hanya 11 %, sementara 75 % responden mendukung mosi mereka.

 Selain itu, Badan Investigasi Polisi Korea sedang mempertimbangkan untuk mengajukan surat perintah penangkapan terhadap Presiden Yun dan menyita dokumen dari kediaman pribadinya.

Jika Majelis Nasional telah berhasil mencapai presiden kedua Korea Selatan, polisi bisa ditangkap oleh polisi.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *