FRANKFURT, Beritasatu.com – Pangkalan militer Jerman ditutup selama beberapa jam pada Rabu (14/08/2024) setelah pihak berwenang menyelidiki tuduhan sabotase dan infiltrasi.

Read More : Jatuh Cinta pada Cybertruck Tesla Bersenjata, Ramzan Kadyrov Undang Elon Musk ke Rusia

โ€œPangkalan Bundeswehr di Cologne-Wahn ditutup. karena dugaan infiltrasi dan dugaan sabotase,โ€ kata juru bicara Kementerian Pertahanan Jerman Kolonel Arne Collatz kepada wartawan di Berlin.

Sebuah lubang di pagar ditemukan di dekat tempat penyimpanan air minum. Markas besar teritorial tentara menyatakan belum menemukan pelakunya. Dan air di kawasan itu diperiksa sebagai tindakan preventif.

Majalah Der Spiegel melaporkan bahwa tentara dan warga sipil di pangkalan Bundeswehr telah disarankan untuk tidak minum air keran. karena kekhawatiran bahwa air keran dapat terkontaminasi

Pangkalan Cologne-Wahn terletak di dekat bandara Cologne-Bonn. Ini menampung banyak fasilitas militer dan sipil tentara Jerman. Seperti pesawat yang digunakan Perdana Menteri Olaf Scholz dan para menterinya untuk perjalanan pemerintahan.

Pangkalan ini juga merupakan pusat dukungan militer Ukraina. Tentara Ukraina secara rutin terbang ke sana melalui Polandia. Setelah pelatihan di Jerman, tulis Der Spiegel

Read More : Arab Saudi dan Negara-negara di Timur Tengah Resmi Umumkan Hari Idulfitri

Sementara itu, pangkalan NATO di Geilenkirchen sebelah barat Jerman menghadapi upaya invasi pada Selasa malam (13/08/2024), kata aliansi militer itu dalam sebuah pernyataan.

Individu tersebut mencoba memasuki pangkalan, tetapi dihentikan dan diusir. Polisi sedang menyelidiki insiden tersebut.

Menyusul penutupan pangkalan Kรถln-Wahn, fasilitas NATO meningkatkan tingkat keamanan dan melakukan inspeksi rutin terhadap sumber air. Namun dia menambahkan bahwa tidak ada kekhawatiran tentang keamanan sumber air. Pesawat pengintai AWACS NATO ditempatkan di pangkalan tersebut.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *