Tangerng, Britasatu.com-Rayon Segery Tangerang, distrik Tangi-al-Muhir-Muhirin, bertemu dengan Distrik Dushanbe Distrik Nagis, Distrik Nagis, (3/31/2025). Satu menit menit ditulis secara akurat dengan masjid.

Read More : Macan Tutul dan Kumbang Berkeliaran di Gede Pangrango, Pendaki Jangan Tinggalkan Sisa Makanan

Staf CCTV: HATIB MUHAMMAD ABBA (61) Meninggal. Pagi -pagi itu siap untuk menyekop. Namun kemudian, beberapa saat tampaknya hilang.

Jemaat berjuang untuk panik dan mencoba membantu. Beberapa orang menyerangnya untuk mengambilnya dari masjid.

Abdul Cadde, kerabat, Abdul Cadde Tanjjanjg, dan Muhammad Abba bisa aman pada orang asing sampai dia jatuh.

“Untuk pertama kalinya seorang reporter, seorang reporter kemudian datang ke guru untuk pertama kalinya,” katanya.

Suatu hari, Mesias menyerang rumah sakit terdekat. Namun, setelah pemeriksaan, dia bilang dia meninggal.

“Kami sudah ingin mempercayai dokter, tetapi ia memiliki Yang Mahakuasa. Dia kemudian meluncurkan tempat untuk perjalanan terakhir,” Abdul Shade.

Read More : Jebol Teralis, Sejumlah Napi Kabur Dari Rutan Salemba

Kode Abdul mengatakan dia meninggal dalam bentuk yang dikenal di masjid al-Muajire. Mereka memiliki kontrak ketika mereka memiliki semangat sosial yang tinggi dan memiliki semangat sosial yang tinggi dan sering dipersatukan oleh kota.

“Dia akan patuh dan memiliki semangat sosial.” Salah satu masjid El-Muhajire-nya adalah salah satu masjid al-Muhajire, “katanya.

Setelah meninggalkan tulang, Khatib Muhammad Abba, dimakamkan dan dimakamkan secara oblast. Keluarganya dan komunitas setempat, terutama, terutama untuk orang asing yang didedikasikan untuk kota. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *