Jakarta, Beritasatu.com – Budi Arieh Setiadi diperiksa penyidik Korps Pemberantasan Korupsi (Kortastipidkor) di Bareskrim Polri pada Kamis (19/12/2024). Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika itu diminta bersaksi sebagai saksi dalam kasus perjudian online yang melibatkan pejabat Kementerian Komunikasi dan Teknologi Digital (Kemkomdigi).
Read More : Sejumlah Menteri dan Dubes Palestina hingga Inggris Akan Hadiri Halalbihalal PBNU
Berikut fakta Budi Arieh Setiadi yang diwawancarai Bareskrim Polri terkait kasus judi online di Kementerian Komunikasi dan Teknologi:
Menatap pukul 6, Budi Arieh Setiadi yang masih menjabat Menteri Koperasi tiba di Mabes Polri di Jakarta Selatan pada pukul 10.00 WIB. Dia diperiksa selama enam jam.
Polri awalnya tak membeberkan alasan pemeriksaan Budi Arieh. Wartawan berusaha mendapatkan konfirmasi dari Polri sejak pagi, hingga Wakakortastipidkor Brigjen Arief Adiharsa angkat bicara soal konfirmasi penyidikan Budi Arieh. Namun, dia tidak menjelaskan alasan Ketua Umum Projo dimintai keterangan.
Tanya Dicrimsus (Polda Metro Jaya), ujarnya.
Perwakilan Polda Metro Jaya, termasuk Dirreskrimsus Kombes Ade Safri Simanjuntak, hingga sore nanti belum siap berkomentar mengenai pemeriksaan Budi Arie.
Ditanya soal judi online, Budi Arieh Setiadi langsung dikerumuni wartawan begitu selesai ditanyai. Ia mengaku sempat ditanyai soal perjudian online di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Teknologi. Budi meminta awak media bertanya langsung kepada penyidik mengenai materi penelitian.
Mengenai substansi dan isi informasi yang saya sampaikan hari ini, mohon menghubungi pihak penyidik terkait, kata Budi.
Sebuah janji untuk mengakhiri perjudian online
Budi Arieh Setiadi mengatakan, tugasnya membantu polisi dalam menindak perjudian online di Kementerian Komunikasi dan Teknologi.
“Sebagai warga negara yang taat hukum, sudah menjadi tugas saya membantu polisi dalam pemberantasan perjudian online di Komdighi,” ujarnya kepada pers usai diperiksa Barescream.
Read More : Sidang Pungli Rutan KPK, Saksi Cerita Sempat Dilarang Salat Jumat
Menurutnya, pemberantasan perjudian online merupakan tugas bersama anak bangsa. Oleh karena itu diperlukan konsistensi dan tekad untuk menuntaskan pemberantasan perjudian online, khususnya untuk melindungi masyarakat, ”ujarnya.
Pembahasan pemberantasan Judol Budi Arie Setiadi mengaku juga berdiskusi dengan penyidik bagaimana cara pemberantasan perjudian online.
“Kami juga sudah banyak berdiskusi mengenai upaya mengakhiri perjudian online. Perjudian online adalah sumber kemiskinan baru. Sangat disayangkan masyarakat ditipu dan dimanfaatkan, kata Budi Arie.
Ia ingin menghentikan pencemaran nama baik Budi Arie membantah pihak-pihak yang menudingnya terlibat kasus perjudian online di Kementerian Komunikasi dan Teknologi. Dia meminta semua orang berhenti memfitnah.
“Saya bersaksi sebagai saksi, jadi berhentilah memfitnah dan memfitnah, karena nanti terbakar,” kata Budi.
Bantah Penggeledahan Rumah Budi Arieh Setiadi juga membantah penyidik menggeledah rumahnya terkait kasus perjudian online. “Tidak, itu fitnah!” katanya.
Budi Arie ditanyai 18 pertanyaan. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, Budi Arie dilantik oleh Tipidkor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan Kortastipidkor Polri III. Ia diinterogasi oleh tim gabungan penyidik subdirektorat. “Penyidik mengajukan 18 pertanyaan,” ujarnya.