Jakarta, Berisatu.com – Indonesia Citizen (WNI) LineS Mishey, dinamai Iran, kini telah melaporkan bahwa situasinya sekarang dihentikan dengan Israel. Liney, yang masih berada di kota Qom, mengatakan bahwa kegiatan sosial di banyak kota besar, termasuk Teheran, terhenti.

Read More : Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Guncang Kepulauan Talaud Sulut

“Tidak ada suara tadi malam. Dari berita teman saya di Teheran, cuacanya tenang dan gencatan senjata sebenarnya sebenarnya. Kegiatan sosial selalu kembali secara teratur,” kata Liney dalam sebuah wawancara dengan program Utama pada hari Rabu (6/25/2025).

Namun, pemerintah Iran telah menerapkan kebijakan untuk bekerja dari rumah atau dari rumah hingga Kamis, kata Liney.

“Mereka masih melakukan pedoman WFH. Namun, kegiatan di luar rumah telah normal,” jelasnya.

Liney mengatakan pemerintah Iran belum mengeluarkan banding khusus pada gencatan senjata. Dia juga melihat kegembiraan penduduk di banyak kota merayakan saluran Iran di pangkalan AS.

“Tadi malam, penduduk Teheran dan Qom siap merayakan serangan di pangkalan Amerika,” katanya.

Sementara itu, konflik bersenjata antara Iran dan Israel, yang berlangsung selama 12 hari, kini telah secara resmi dihentikan oleh perjanjian gencatan senjata.

Read More : Enggartiasto: Dunia Pendidikan Harus Adaptif demi Kualitas SDM

Namun, tidak ada perjanjian perdamaian permanen yang ditandatangani oleh kedua belah pihak. Gencatan senjata ini dianggap sebagai rok pensiun dan kapan saja.

Di masa depan, stabilitas perdamaian tergantung pada kehendak semua pihak, terutama untuk kesempatan untuk membunuh cek nuklir dan negosiasi tentang kontrak seperti JCPOA.

Uni Eropa sekarang tampaknya menjadi harapan paling penting dari Iran untuk menyeimbangkan tekanan dari Amerika Serikat dan Israel. Namun, keraguan tentang komitmen Barat masih tinggi setelah pengalaman pahit Iran dengan penarikan satu -sisi Amerika Serikat dari perjanjian sebelumnya.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *