Lusinan anak -anak terpisah dari orang tua mereka saat berenang di Pangandaron, Beritsatu Dot Com – Pantai Pangandran, Jawa Barat. Orang tua direkomendasikan untuk melihat anak -anak mereka saat berlibur karena kondisi pesisir wisatawan yang ramai. Karena kerumunan wisatawan di hari libur Natal dan Tahun Baru, lusinan anak -anak terpisah dari orang tua mereka ketika bermain Pantai Barat, Panganandar, Senin (12/30/2024). Otoritas kemudian memanggil orang tuanya dan menyebutkan karakteristik anak melalui pernyataan pengumuman untuk bertemu orang tuanya.
Read More : Diresmikan Jokowi, Smelter PT BAI Mempawah Mulai Injeksi Bauksit Perdana
Kantor Polisi Kasat Polarud Pangandran, IPU Anang Tri mengatakan setidaknya 11 dari insiden anak -anak hilang dan diceraikan oleh orang tua mereka. Anak itu didominasi setelah berenang dan pengawasan orang tua.
“2 Desember telah menerima 3 laporan bercerai oleh orang tuanya sejak Desember. Kami mengumumkan anak itu di jabatan menjaga keluarga kembali untuk menjadwalkan keluarga lagi.”
Menurutnya, petugas itu memanggil nama orang tua dan akhirnya kembali ke orang tua mereka setelah menyebutkan kualitas anak -anak. Pejabat mendesak anak -anak mereka untuk mengamati anak -anak mereka saat berlibur di Pantai Pangandar karena pantai yang ramai di hari libur Natal dan Tahun Baru.
Dia berkata, “Semua anak -anak ini bisa bertemu lagi untuk orang tuanya, dan tidak ada kejadian seperti itu yang terjadi lagi. Karena kami selalu memanggil keluarganya saat berlibur, dan jika dia adalah salah satu anggota keluarga yang segera melapor kepada para pejabat.”
Read More : Pabrik Arang di Klaten Roboh Diterjang Puting Beliung, Puluhan Rumah Rusak
Untuk melindungi wisatawan saat berada di pantai, para pejabat bersama terus memantau patroli di dekat tanah dan laut, termasuk untuk menebak apakah anak -anak terpisah dari orang tua di pantai.