Jenewa, Beritasatu.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan vaksinasi terhadap penyakit cacar monyet (mpox), bukan vaksinasi massal di daerah dimana virus tersebut ditemukan. WHO menilai mencegah penyebaran mpox lebih mudah dibandingkan menangani Covid-19.
Read More : Brasil Bagian Selatan Dilanda Banjir Terburuk dalam 80 Tahun, Puluhan Orang Meninggal
โVaksinasi massal tidak boleh, itu penting sekali. Vaksin harus fokus pada tempat penyebaran virus, kata Juru Bicara WHO Margaret Harris dalam wawancara dengan Anadolu, dilansir Antara, Rabu (21/8/2024).
Ia mengatakan, kemungkinan virus tersebut terdeteksi pada tahun 2024 lebih besar dibandingkan tahun 2023. Pesatnya penyebaran virus ini menarik perhatian dunia, ujarnya.
Ia juga mengatakan, jumlah pengidap mpox meningkat di bagian timur Republik Demokratik Kongo. Virus ini juga telah menyebar ke Burundi, Rwanda, Uganda dan Kenya. โKami melihat angka kematian yang tinggi, sekitar 3% dan terjadi pada kelompok rentan, seperti anak-anak,โ ujarnya.
Read More : Menuju Usia 100 Tahun, Jimmy Carter Ingin Hidup Lebih Lama untuk Bisa Pilih Kamala Harris
Ia mengatakan, tidak ada pengobatan khusus untuk virus mpox dan itu termasuk antibiotik. ย Namun, pengobatan simtomatik akan membantu.