Pangandaran, Beritasatu.com- Live-live mengalami lusinan kecelakaan laut di pantai Pan Kandara Jawa Barat selama liburan 2025. Kecelakaan laut disebabkan oleh peningkatan jumlah wisatawan dengan lebih dari 100.000 orang.
Read More : Lebih Pilih China, Dodge Akhiri Kerja Sama dengan Mitsubishi
Pada H+1 Lebran atau Selasa (4 Januari 2012), kapal membawa sembilan wisatawan di pantai barat Pangandaran. Untungnya, semua penumpang diselamatkan oleh bos.
Kecelakaan laut akan kembali pada hari -hari kedua dan ketiga liburan. Setidaknya 10 pelancong tersapu oleh ombak dan dua masih mencari tim SAR United. Wisatawan yang selamat di negara -negara lemah segera dirawat di Rumah Sakit Pandega.
Mujianto, Kepala Polisi Polisi Pangandaran, mengatakan bahwa selain pengabaian para tamu, gelombang wisatawan untuk waktu yang lama adalah penyebab utama meningkatnya kecelakaan maritim. Diprediksi bahwa jumlah pengunjung akan terus meningkat hingga akhir periode liburan.
AKBP Mujianto mengatakan Kamis (3/4/2025) AKBP Mujianto, โHingga 19 orang diselamatkan dari jumlah kecelakaan laut, dan dua masih dicari dan kejadian ini terjadi setelah D+1 Lebran.
Polisi dan pemimpin pesisir mendesak wisatawan untuk selalu mengamati aturan keamanan, seperti menonton anak -anak saat bermain di pantai tanpa berenang di daerah terbatas.
Read More : Pegadaian Ajak Pecinta Bola Bersih-Bersih Stadion Usai Pertandingan Indonesia Vs Irak
“Kami terus mengingatkan tamu kami untuk memprioritaskan prioritas keamanan. Turis mengikuti aturan dan tidak berenang di daerah terlarang.”
Saat ini, tim SAR gabungan masih mencari dua korban yang tenggelam dari Bandung dan Garut. Pada saat yang sama, sukarelawan TNI/Polri dan keamanan terus memantau pantai barat Pangandaran untuk mencegah acara serupa.