JAKARTA, BERITASATU.COM – Agama dianggap sebagai kandidat yang paling sukses (CAGUB). Jakarta Pilgab melanjutkan dengan Kun Wordana pada tahun 2021, pasangan tersebut menerima sekitar 10% suara berdasarkan perhitungan cepat atau perhitungan cepat dari berbagai organisasi survei.
Read More : Seulgi “Red Velvet” Minta Maaf karena Bertukar Sepatu di Bandara
Meskipun kehilangan Jakarta Pilgab, banyak warga negara menyarankan bahwa keberhasilan Pangrekun-kun Wardena, yang memenangkan suara besar.
Tulis pengguna akun @Cadlori pengguna, “Independen 10 persen dapat dicapai, Anda dapat memberi tahu catatannya.”
X @ph4 n_ menulis akun, “Mr. Religion Spirit.
“10% dari hasil survei untuk kandidat independen sudah cukup untuk membalikkan hasilnya,” akun, gubernur (Kagub), telah menulis akun, nomor dua agama Pangarekun -kun Wordana – (Beritasatu. Com/Juan Ardia Guardiola).
Agama Pangrekun itu sendiri melihat hasil cepat dari berbagai organisasi survei sebagai kebajikan. Jakar Pilgab secara terbuka disurvei sebelum hari pemungutan suara, para pemilih selalu di bawah 5%. Dalam hasil perhitungan yang cepat, pertumbuhan sangat penting.
Read More : Andre Taulany Gugat Cerai Istrinya, Humas PA Tigaraksa: Didaftarkan 4 April 2024
Agama juga menekankan bahwa keputusan itu tidak berpartisipasi dalam Jakarta Pilgab pada tahun 2021 untuk mendapatkan kekuasaan. Menurutnya, dianggap bahwa peluang nyata ini dapat digunakan untuk menyuarakannya.
“Ini adalah kesempatan besar, Tuhan Shobar memberi kami kesempatan untuk dapat memberi kami suara, dan tentu saja semua orang di Indonesia dan bahkan orang -orang di dunia akan mendengarkan mereka,” kata agama.
Sebelumnya di Jakarta Pilgab tahun 2002, dua Basri Faisal dan Bim Triangle Benjamin juga kontroversi sebagai kandidat independen, tetapi hanya 5,7% suara yang ditemukan. Demikian juga, dengan keduanya, Hendji Sopandji-Ahmed Riza Patria hanya menerima 1,98% suara. Di Jakarta, agama Wordana Pangarekun-kun menerima sekitar 10%suara sebagai cagab yang unik.