Serang, Beritasatu.com – Seorang pemuda bernama Fahrul Abdilah terbunuh sebagai akibat dari dua anggota tentara dan beberapa warga sipil di veteran Jalan, Kota Serang, Bantenn.
Read More : Polres Sukabumi: Gunawan Sadbor Tersangka Promosi Situs Judi Online
Petugas kepolisian Kota Serang telah menangkap dua tersangka warga sipil dari pelanggar yang dikalahkan, yaitu MS (24) dan JH (34). Sementara dua tentara TNI dikirim ke Polisi Militer III/4 Serang melonggarkan.
“Para pelanggar (dua anggota TNI) semuanya ada di POM,” katanya kepada wartawan pada hari Sabtu (04/19/2025).
Fahrul Abdilah dikalahkan oleh TNI dan warga sipil di pagi hari (15/15/2025). Dia dirawat di Rumah Sakit Bantenn Regional dan meninggal pada hari Jumat (04/18/2025).
Fahrul mungkin dipukuli oleh TNI buta. Beberapa korban yang mencoba menghentikan serangan itu adalah ancaman.
Komisaris Polisi Kota Kasatreskrim Serang, Salahudin, mengatakan ketukan itu mungkin karena kesalahpahaman ketika ia berkendara di jalan.
Awalnya, kolega korban memimpin dari Banana Mas ke veteran Jalan. Lalu ada mobil yang dikendarai oleh para pelanggar yang mengikutinya dari belakang, sehingga ada perselisihan.
Read More : Apple Akui Produk AI dan VR Buatannya Sulit Tandingi Kesuksesan iPhone
Fahrul berada di tempat dengan sembilan rekan kerja. Mereka mencoba untuk istirahat, tetapi Fahrul adalah tujuan dari stroke TNI.
“Korban berusaha untuk berkelahi, tetapi ia menjadi tujuan kekerasan,” kata Salahudin.
Kota Serang dan Denp Serang masih menyelidiki kasus KLOP oleh TNI dan warga sipil.