Banyuwangi, Beritasatu.com – Warga Banyuwangi, Jawa Timur, tertawa terbahak-bahak usai doa sertifikat tanah elektronik yang diserahkan secara simbolis oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Menteri Pertanian dan Dewan Pertanian/Kepala Badan Pertanahan Nasional . (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Ngarai Tawang Alun, Kecamatan Giri, Banyuwangi.

Read More : Kebakaran Hutan dan Lahan di Aceh Barat Meluas hingga 7,5 Hektare

Pantauan Beritasatu.com di lokasi sekitar pukul 12.00 WIB, Selasa (30/04/2024), warga berjenis kelamin laki-laki dan perempuan memadati Gor Tawang Alun.

Mushohiri, warga Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang telah mendapatkan sertifikat tanah secara gratis. “Tidak ada biaya apa pun, baik saat pengukuran tanah maupun saat membawa sertifikat,” kata Mushohiri kepada Beritasatu.com, Selasa (30/04/2024).

Tanah seluas 300 m2 yang sah dan mendapat sertifikat dari negara, diperuntukkan bagi bangunan tempat tinggal. Proses pengukuran tanah hingga penerbitan sertifikat memakan waktu 3 bulan. “Prosesnya memakan waktu sekitar 3 bulan,” ujarnya.

Sementara itu, Untung Subroto, warga Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi mengatakan, proses penerbitan sertifikat tersebut memakan waktu 3 bulan. “Sebelum penyelesaian puasa, perangkat desa diberitahu bahwa itu bukan tanah panjang berukuran 506 m2,” ujarnya.

Read More : Konser Hari Pertama di JIS, Bruno Mars: Jakarta, Aku di Sini

Presiden Jokowi didampingi Menteri Pertanian dan Perencanaan Pertanahan/Kepala Badan Pertanahan (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerahkan sertifikat tanah elektronik di Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, Selasa (30/04/). 2024).

Sedikitnya 5000 jamaah menghadiri tempat sembahyang di Ngarai Tawang Alun, Banyuwangi.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *