JAKARTA, BERITASATU.COM – Wakil Menteri Pertanian (Mentan) Ssudaryono akan mengundang seorang petani milenial dari Kretek, Bantul, area khusus Yogyakarta (DIY) yang menciptakan teknologi penyiraman lapangan menggunakan Teknologi Mental Buatan (AI).
Read More : Pelaku Industri Otomotif Buka Suara Soal Wajib Asuransi Kendaraan Bermotor pada 2025
Menurut Sudaryono, penemuan ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian. “Ya, saya ingin mencoba. Kemudian saya bertanya, saya ingin mengundang. Kami ingin mempertimbangkan, berapa banyak biaya dan seberapa efektif mereka,” katanya, dalam wawancara eksklusif dengan program BTV “Britasatu Special” di Kementerian Pertanian, Senin (11/11/11/2024).
Tingkat Sudaryono, penemuan baru penggunaan teknologi AI untuk sektor pertanian layak diterapkan secara lebih luas untuk semua petani Indonesia, terutama petani muda.
“Meskipun kami juga telah menerapkannya ke beberapa bidang lain, saya pikir itu baik untuk kami,” katanya.
Sudaryono lebih lanjut mengungkapkan bahwa Kementerian Pertanian akan membuka peluang untuk memberikan dukungan yang lebih besar kepada petani yang memiliki penemuan teknologi pertanian.
“Kami menyambut pencapaian ini, serta dari 3.000 milenium yang telah mereka capai, kami ingin mengundang saya. Saya ingin mengundang juara besar dan kami membutuhkan juara baru,” katanya.
Read More : Menuju Indonesia Emas, Pemerintah Bakal Lakukan Insentif Pajak Vokasi
Untuk berita tersebut, baru -baru ini media sosial, Anto Harmoko, seorang petani yang berhasil mengolah AI melalui menyirami tanamannya. Dan perangkat yang diatur oleh Android menggunakan Google Assistant untuk menyirami bidangnya dari jarak jauh.
Melalui instruksi audio saja, Anto dapat memeriksa pipa air di lahan pertaniannya. Metode ini membuat irigasi lebih efektif, yaitu mengurangi hilangnya air dan sumber daya manusia.