Sidoarjo, Beraritasatu.com – Dalam upaya untuk memastikan bahkan rekaman data pemilih di depan suasana hati (12/11/2024).
Read More : Pengakuan Adrian Wibowo, Penyerang Sayap Kanan Los Angeles FC Siap Bela Timnas Indonesia
Kedatangan Wakil Menteri Pertanian disambut oleh Sekretaris di Sidoarjo, Fenny Apridawati, dikombinasikan dengan kepalanya untuk Dispeancapor Reddy Kusuma.
Dalam inspeksi tiba -tiba, Layanan Pemeriksaan Bima Arya yang ditawarkan dalam siaran sosial. Dia mengunjungi layanan layanan, bertanya tentang metode membuat dokumen dan memeriksa berbagai kamar di kantor Disdakcapor. Menurutnya, layanan sengketa Sidoarjo bagus, cepat dan mudah.
“Sidoarjo memiliki layanan layanan publik yang berfokus pada semua layanan populasi di satu tempat, dan sangat maju,” kata Bima Arya.
Pada kesempatan itu, wakil menteri dalam masalah kandang memiliki kesempatan untuk berbicara dengan tentara TNI dari Kodim 0816 yang peduli dengan akta kelahiran. Dia menghargai sinergi antara kabinet dispulo dan Kodim, yang mengacu pada pendaftaran 100 orang per perusahaan.
“Sinergi ini layak mendapatkan ibu jari, karena mudah bagi orang -orang yang membutuhkan dokumen berpenduduk,” tambahnya.
Ketika datang ke kesiapsiagaan pemilihan, Bima Arya memastikan bahwa pendaftaran data nasional yang berjalan di sepanjang target. Untuk pemula, perekaman KTP elektronik (KTP Electricity) adalah sekitar 100%, jadi mudah -mudahan semua penduduk terbangun sesuai dengan persyaratan.
Read More : Sita 8 Ponsel, Polda Metro Jaya Ungkap Bukti Pemerasan Nikita Mirzani kepada Reza Gladys
“Kami telah memberikan DP4 sejak Mei, dan melanjutkan sejauh ini untuk diperbarui untuk memastikan bahwa semua pemula terdaftar,” jelasnya.
Sementara itu, menjelaskan kepala Disaycapil Reddy Kusuma, perekaman data KTP untuk pemilih pemula di Sidoarjo telah mencapai 31 Oktober 2024
“Jika sampai 27 November, mereka yang tidak direkam, warga negara dapat langsung pergi ke MPP untuk membuat KTP untuk langsung digunakan di TPS,” katanya.
Dengan persiapan dan sinergi yang cermat pada berbagai partai, Sidoarjo Dispulanapan tidak ada harapan bahwa pemilih di wilayah mereka dapat dengan mudah menggunakan hak suara pada tahun 2024 pemilihan lokal secara bersamaan.