Jakarta, Beritasatu.com – Indeks Wall Street melemah pada Senin (24/6/2024) akibat anjloknya saham Nvidia, meski banyak saham yang menguat.
Read More : Kebakaran Pabrik Pakan Ternak di Bekasi, 9 Keluarga Serahkan Data ke RS Polri
S&P 500 turun 0,3%, atau 16,75 poin, dari rekor tertinggi minggu lalu menjadi 5,447.87. Penurunan Wall Street di Nvidia dan perusahaan kecerdasan buatan lainnya juga membuat Indeks Nasdaq turun 1,1%, atau 192,54, menjadi 17.496,82, sedangkan Dow Jones Industrial Average naik 260 poin, atau 0,7%, menjadi 38.411,21.
Saham perusahaan minyak dan gas termasuk yang terkuat di pasar. Saham perusahaan keuangan juga menguat. JPMorgan Chase naik 1,3% dan Wells Fargo naik 1,6%.
Namun, penurunan saham-saham utama lainnya membebani seluruh kenaikan tersebut. Perhatian terfokus pada penurunan 6,7% saham Nvidia. Ini merupakan penurunan ketiga berturut-turut bagi perusahaan chip tersebut setelah naik lebih dari 1.000 sejak tahun 2022.
Di pasar obligasi, imbal hasil obligasi pemerintah sedikit turun. Imbal hasil Treasury 10-tahun turun menjadi 4,23% dari sebelumnya 4,26%.
Read More : Mengurai Penyebab Tingginya Harga Tiket Pesawat di Indonesia
Di pasar saham luar negeri, sebagian besar saham Eropa menguat, sementara sebagian besar saham Asia melemah.