Jakarta, Beritasatu.com – Saham Amerika Serikat (AS) melemah di Wall Street di tengah kekhawatiran data inflasi AS yang dapat menunda penurunan suku bunga The Fed. Faktanya, Dow Jones Industrial Average mencatatkan penurunan terburuk sepanjang tahun 2024.

Read More : Ekonomi ASEAN 2024 Tumbuh 4,6 Persen Ditopang Inovasi Ekonomi Biru

Seperti dikutip Reuters, Jumat (24/5/2024), Dow Jones turun 605,78 poin atau 1,53% menjadi ditutup pada 39.065,26, menjadikannya sesi terburuk tahun ini. Saham Boeing menekan Dow Jones karena turun 7,6%.

Sedangkan S&P 500 turun 0,74% ke 5.267,84 dan Nasdaq Composite turun 0,39% ke 16.736,03.

Saham Nvidia melonjak 9,32% hingga ditutup di atas $1.000 per saham untuk pertama kalinya dan membantu mengangkat Nasdaq dan S&P 500 ke rekor intraday di awal perdagangan setelah perusahaan chip kecerdasan buatan tersebut memperkirakan laba kuartalan yang melampaui perkiraan dan mengumumkan pemecahan saham.

Namun, saham-saham melemah setelah data ekonomi menunjukkan tekanan harga AS meningkat pada bulan Mei, bahkan ketika aktivitas bisnis meningkat dan penurunan klaim pengangguran mingguan menunjukkan pasar tenaga kerja tetap kuat.

Brian Nick, ahli strategi investasi senior di The Macro Institute, mengatakan hal ini mencerminkan fakta bahwa masyarakat sekarang dapat melihat data pertumbuhan yang mengecewakan, melambatnya inflasi, penurunan suku bunga, dan hal ini berdampak negatif pada masyarakat.

Read More : Meski Dolar Naik, Harga Barang Elektronik di Glodok Tak Berubah

“Apa pun yang tampak seperti kabar baik tetap dianggap berita buruk, dengan asumsi kita masih berada dalam periode dana talangan (bailout) The Fed karena masyarakat umum senang bahwa suku bunga telah berhenti naik. Namun, bagian terburuknya adalah suku bunga terus naik. . saat ini,” katanya.

Keuntungan Nvidia membantu mengangkat indeks teknologi S&P 500 sebagai satu-satunya sektor yang menguat di antara 11 sektor utama S&P pada hari Kamis. Namun, meskipun Nvidia menguat, saham chip turun secara keseluruhan, dengan indeks semikonduktor PHLX turun 0,02% untuk sesi tersebut.

Pasar sekarang melihat peluang 52,2% penurunan suku bunga setidaknya 25 basis poin (basis) pada bulan September, naik dari hampir 67% pada minggu lalu, menurut FedWatch Tool CME.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *