Jakarta, Beritasatu.com – Departemen Pertanian Amerika Serikat (AS) mengumumkan pada Jumat (24/5/2024) bahwa flu burung pertama kali terdeteksi pada hewan ternak dari sapi perah yang sakit.

Read More : Wapres Gibran Tinjau Korban Banjir di Jakarta Timur

AP melaporkan bahwa meskipun Anda tertular virus flu burung, tetap aman mengonsumsi daging sapi yang terinfeksi jika ditangani dengan benar.

Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) melaporkan 96 sapi perah ditemukan menunjukkan gejala selama pemeriksaan rutin di pabrik pengolahan daging. Dalam penelitian ini, flu burung hanya terdeteksi pada satu ekor sapi.

Meskipun flu burung masuk ke dalam daging yang dijual ke konsumen, USDA mengatakan bahwa memasak daging dengan suhu internal 165 derajat Fahrenheit (73,9 Celcius) akan membunuh virus tersebut, sama seperti membunuh E. coli dan virus lainnya.

Read More : 95 Persen Pemimpin Diklaim Tewas, Hamas Kehilangan Kendali atas Gaza

Flu burung sebelumnya telah ditemukan di peternakan sapi perah di sembilan negara bagian, sebagian besar pada susu, yang menyebabkan pembantaian jutaan ayam dan kalkun. Namun, deteksi virus ini pada daging sapi merupakan perkembangan baru dalam wabah ini.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *