Jakarta, Beritasatu.com – Dunia maya dihebohkan dengan viralnya video pernikahan seorang wanita yang diberi 10 gram pengantin palsu. Suami wanita tersebut diduga anggota polisi di Bandung, Jawa Barat.

Read More : Libur Panjang Maulid Nabi, Jumlah Kendaraan di Cipali Naik 40 Persen

Pengakuan ini datang dari Saifa Dwi Fauzia, wanita yang viral karena pernikahannya dipalsukan berupa emas 10 gram.

“Apa yang suamimu lakukan?” tanya Dedi Mulyadi kepada Saifah Dwi Fauzia, dikutip dari channel YouTube Kang Dedi Mulyadi, Minggu (21/4/2024).

“Beliau (Agung) kerjanya polisi pak. Beliau bertugas di Polrestabes Bandung Divisi Yatanras Jabar. Bareskrim jelas pak,” jawab Sifa.

Dedi Mulyadi mulai mencari informasi tentang dugaan gadis palsu yang diberikan kepada seorang wanita bernama Saifa. Apalagi berat emasnya pun tidak sedikit, yakni 10 gram.

“Jadi, apa yang dikenakan pengantin pria?” – kata Dedi Mulyadi.

“Iya pak, saya tidak tahu emas itu asli atau bukan karena emas 10 gram itu bukan emas putih tapi emas. Saat itu saya tidak mengecek emas itu asli atau tidak,” kata Saifa.

Menurut Saifa, Agun memberikan air kepada pengantin wanita sebagai hadiah. Pasalnya, ia memberikannya kepada Agun untuk dibelikan pengantin. Pengantin laki-laki dibeli oleh mertua istri atas permintaan suaminya.

Saat itu, ia sangat mempercayai suaminya sehingga Saifa tidak mengecek keaslian pengantinnya. Selain itu, saat-saat bahagia yang Anda tunggu-tunggu sudah di depan mata.

“Saya kasih ke ibunya, dia yang belikan pengantin, dan dia hanya muncul saat mau menikah. Saya tidak ragu,” jelasnya.

Pada waktunya jika istri meminta izin kepada suaminya untuk membuktikan kebenaran calon mempelai. Sebab, suaminya tidak pernah dicurigai.

Hingga akhirnya Saifa berani mengecek keaslian pengantin suaminya. Saat itu, ia membawa anak tersebut ke Agun untuk divaksin.

Bagaikan sambaran petir, Saifa sangat terkejut. Pasalnya, uang yang diterimanya palsu atau palsu atau masuk dalam kategori aksesoris.

“Saya tanya suami saya, dia bawa ke ibu saya karena kaget. Uang yang diberikan palsu. Saat dicek di toko emas, dia bilang: ‘Oh, itu emas asli’. Emas lunak”, hingga ibunya berkata lagi: “Saya bawa ke sini, saya bawa ke toko dan saya jual,” tegasnya.

“Iya, akhirnya aku putuskan menunggu konfirmasi surat emas itu. Setelah menunggu sebulan, aku bilang ke ibunya, ‘Iya Saifa, bawa dia diperiksa ke toko lain’. Ternyata gadis itu adalah palsu.”

Read More : Selebgram Intan Nabila Alami KDRT, Polsek Sukaraja Buru Suaminya

Tak percaya, Dedi Muliadi memanggil Sifa ke toko emas. Alasannya adalah untuk memastikan bahwa apa yang dikatakan wanita tersebut adalah benar.

Dedi Mulyadi mengunjungi toko emas Sinar Sentosa di Purwakarta di saluran YouTube-nya.

Dedi Mulyadi berkata kepada penjualnya, “Baiklah, saya ingin memverifikasi keaslian kata ini.”

“Di mana emasnya?”

Dedi Mulyadi menyerahkan emas tersebut untuk diperiksa. Setelah menunggu 15-20 menit, hasilnya keluar. Dedi Mulyadi kaget mendengar perkataan pemilik toko emas itu.

“Bagaimana Koch itu, emas asli atau bukan?” – kata Dedi Mulyadi.

“Bukan itu kata-katanya, Tuan,” jawab si penjual.

“Apa yang kamu katakan? Saya tidak mengerti,” kata Dedi Mulyadi lagi.

“Iya, itu bukan perkataan sungguhan, itu bohong,” kata si penjual.

“Jadi apa itu? Coba cari tahu,” jawab Dedi Mulyadi.

“Ini emas mainan, emas palsu. Emas ini tidak asli, termasuk kategori aksesoris,” kata penjual.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *