Tangerang, Beritasatu.com – Seorang calon penumpang pesawat dikabarkan menjadi korban penganiayaan petugas keamanan penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) di Tangerang, Banten. Video ini menjadi viral di media sosial.
Read More : Arbani Yazis Cerita Pengalaman Mistis di Lokasi Syuting Film Pabrik Gula
Sebuah video berisi dugaan penganiayaan diunggah di laman media sosial Instagram Cavernegri. Video berdurasi kurang lebih 01,30 detik itu berisi narasi seorang penumpang adu mulut dengan petugas Aviation Security Service atau Avsec.
Dalam video viral yang dilihat Beritasatu.com, penumpang tersebut berkata, “Jangan berkelahi, saya tidak berkelahi, kamu datang untuk bekerja, saya hargai pekerjaanmu, jangan berkelahi.” , Sabtu (27 April 2024).
Seorang pejabat Avsec yang terlibat dalam kekacauan itu berkata: “Siapa yang bermain fisik? Saya menyuruhnya pergi. Itu tidak mungkin. Dia sudah keluar.”
“Saya siap terbang, Tuan.” kata penumpang itu.
โJangan keluarkan.โ kata petugas polisi itu.
Read More : Bahrain FA Minta Laga Lawan Timnas Indonesia di Jakarta Dipindahkan
Seseorang yang dijadwalkan menaiki penerbangan tersebut mengatakan lokasi pelecehan adalah ruang Avsec di Gerbang 5 penerbangan domestik. Keributan tersebut disebabkan oleh bagasi yang melebihi batas dan staf Avsec tidak diperbolehkan membawanya ke dalam pesawat.
“Soal SOP pengambilan barang di pos pemeriksaan keamanan. Saya tanya boleh ke kabin dan petugas bilang tidak apa-apa asalkan barang disita di pos pemeriksaan keamanan. Tidak boleh dibawa ke kabin,” dia dikatakan.
โSaya pergi ke pos pemeriksaan keamanan untuk menjelaskan bagaimana saya bisa mengambil barang-barang itu, tapi mereka menyuruh saya membuangnya dan saya dibawa ke ruangan yang tidak saya kenal, tapi di ruangan itu saya disentuh secara fisik. Hampir seperti pemukulan. ,” dia berkata.