Tarakan, Beritasat.com – Seorang anak laki -laki bernama Arjuna, 9 tahun, tiba -tiba menjadi reflektor publik dan virus media sosial. Penduduk Tarakan subbed, Kalimantan Utara, menarik perhatian karena mereka memiliki mata biru kemerahan sejak lahir, suatu kondisi yang jarang terjadi pada anak -anak Indonesia tanpa latar belakang asal putih.

Read More : Korban Penembakan KKB yang Dievakuasi ke Mimika Sempat Tertahan 4 Hari

Arjuna, yang masih di sekolah dasar, tumbuh seperti anak -anak lain, secara aktif bermain dan belajar keras. Matanya yang unik tidak mengganggu aktivitasnya, bahkan dia berencana untuk menjadi petugas pemadam kebakaran.

Ayah Arjuna, Arvinca Rataro, mengungkapkan bahwa perbedaan antara mata putranya diketahui dari 3 bulan dan dipindahkan ke dokter mata. Hasil tes menyatakan bahwa kondisi mata Arjuna tidak menunjukkan penyimpangan medis.

“Sebelumnya, dibawa ke rumah sakit, dokter mengatakan tidak apa -apa, sedikit berbeda di matanya,” kata Arvinca ketika dia bertemu di rumah, pada hari Senin (30/2025).

Menariknya, menurut keluarga dalam silsilah mereka, tidak ada orang asing atau orang asing, yang merupakan keturunan Sulawesi. Arvinca mengatakan bahwa dia, istrinya dan keluarga besarnya tidak punya cerita biru.

“Sampai sekarang kami juga terkejut. Di keluarga kami, termasuk kampung halaman Sulawesi, ia tidak memiliki mata biru,” tambahnya.

Read More : Lagi OTK Beraksi di Yahukimo, Seorang Anggota Polri Tewas Ditikam

Meskipun ada topik di lingkungan sekitarnya, Arjuna tumbuh sebagai anak yang ceria dan aman. Dia tetap di sekolah seperti biasa dan berencana untuk menjadi petugas pemadam kebakaran.

“Putra Arjuna aktif, antusias, juga sekolah. Harapan, semoga warna mata ini tidak akan menjadi hambatan baginya,” kata ayahnya.

Fenomena langka ini menghasilkan simpati dan kekaguman besar terhadap warga. Banyak orang menyebut mata Arjuna sebagai “hadiah unik”, yang membuatnya aneh. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *