Jakarta, Beritasatu.com – Film Guilty: 7 Days Ago mendapat beragam respon dari netizen. Beberapa di antara mereka tak terima dengan keputusan mengadaptasi kisah nyata tragis itu menjadi sebuah film. 

Read More : Menko AHY Gelar Pertemuan dengan Hashim Djojohadikusumo

Film yang dirilis pada 8 Mei 2024 ini menceritakan kisah nyata kejadian tragis yang menimpa seorang perempuan korban kekerasan seksual yang dilakukan geng motor. Wanita yang akrab disapa Veena itu tewas mengenaskan setelah menjadi sasaran berbagai aksi kekerasan yang dilakukan para preman.

Berdasarkan berbagai sumber, film Guilty: 7 Days Ago disebut-sebut dibuat untuk mencari terduga pelaku yang masih buron, bernama Eggy. 

Selain kasus Vina yang selamat, ternyata masih banyak kasus kekerasan lainnya yang dilakukan oleh geng motor. Berikut sederet kasus kekerasan sepeda motor.

Kekerasan geng motor di Bali Pada 16-17 Januari 2024, terjadi dua kali peristiwa kekerasan yang melibatkan geng motor yang mengakibatkan kematian di Bali. 

Kedua kejadian tersebut disebut tidak berkaitan, namun tetap menjadi perhatian serius Polda Bali. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (16/1/2024) di ruas Jalan Raya Sempidi-Dalung, Kecamatan Banyar Uma Gunung, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Dalam peristiwa tersebut, diketahui 12 orang diduga terlibat dalam pengeroyokan dan kekerasan yang berujung pada meninggalnya korban.

Sedangkan kasus kekerasan pada Rabu (17/1/2024) terjadi di Jalan Gunung Soputan, Desa Pemekutan Kelod, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar. Sebanyak 10 anggota geng motor ikut serta dalam kekerasan tersebut, dan tiga orang terluka. 

Kekerasan Geng Motor di Depok Tragedi yang melibatkan geng motor yang menggunakan senjata tajam terjadi di Depok pada Minggu (19/5/2024), tepatnya di kawasan Pondok Duta, Kelurahan Tugu, Kecamatan Chimangis, Kota Depok.

Saat kejadian, korban dihadang gerombolan pengendara motor yang membawa senjata tajam. Korban yang bepergian bersama tiga orang berusaha melarikan diri namun gagal hingga terjatuh dan menjadi sasaran amukan para preman.

Read More : Sempat Tumbang, 2 Kepala Daerah Sudah Kembali ke Lokasi Retret

Perang dengan geng motor di Bogor Kekerasan antar geng motor semakin sering terjadi di Bogor. Baru-baru ini, dua geng motor terlibat bentrok pada Sabtu (18/5/2024) di Lapangan Saku, Bantar Kemang, Bogor Timur. 

Selama perang, sebuah mesin terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun masyarakat setempat semakin waspada terhadap keamanan di kawasan tersebut.

Geng Biker Aniaya Mahasiswa Sekelompok anggota geng motor yang berlomba liar di depan gedung Dekranasda, Palembang, terlibat kasus kekerasan terhadap mahasiswa Universitas Sriwijaya (UNSRI). 

Seorang pelajar bernama Surya Saputra (20) diserang saat hendak menyeberang jalan yang digunakan untuk balap liar. Dia tertangkap karena tidak diizinkan jalan dalam perjalanan pulang. 

Beruntung, korban berhasil lolos dari kekerasan dan pengeroyokan tersebut, lalu langsung datang ke Mapolres Palembang untuk melapor.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *