Ramallah, Beritasatu.com – Pada Minggu (25/08/2024), Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan vaksin polio nOPV akhirnya dapat dikirim ke Ramallah. Otoritas setempat saat ini sedang mengoordinasikan upaya agar vaksin dapat dikirim ke Jalur Gaza.
Read More : Biden Sebut Tindakan Israel di Gaza Bukan Genosida
Dalam keterangan yang dilansir Antara, Kementerian Kesehatan menyebutkan peralatan pendingin yang diperlukan untuk mengamankan pasokan vaksin di Jalur Gaza telah berhasil diimpor. “Peralatan tersebut akan didistribusikan ke pusat rujukan vaksinasi,” bunyi pernyataan tersebut.
Selain itu, kementerian juga mengimbau lembaga-lembaga internasional untuk mengambil tindakan dan memberikan tekanan pada otoritas pendudukan untuk menghentikan agresi terhadap warga Palestina di Jalur Gaza. Tujuannya agar tim medis dapat memvaksinasi anak-anak dan mencegah penyebaran virus polio.
Kementerian Kesehatan Gaza sebelumnya menyatakan sekitar 60% obat-obatan utama Gaza telah habis akibat perang yang sedang berlangsung dan penutupan perbatasan Israel. Akibatnya, pelayanan kesehatan berisiko lumpuh.
Read More : Pilkada Jakarta, Pramono-Rano Karno Menang Telak atas RK-Suswono di TPS Dekat Markas Partai Golkar
Kementerian memperingatkan akan adanya krisis obat-obatan dan pasokan medis serta mengecam dampaknya terhadap kehidupan pasien dan korban luka. “Rumah sakit dan pusat kesehatan mengalami kekurangan obat-obatan,” kata pernyataan itu.