Jakarta, Beretatu.com – Premntator dan Uya Politik menyatakan bahwa mereka diminta untuk menjelaskan konten konten di Los Angeles (LA), Amerika Serikat (AS).

Read More : Pernah Naik pada 2022, Ini Alasan Pemerintah Akan Naikkan PPN Jadi 12 Persen

Uya yang tidak beraroma benar -benar berada di tengah -tengah perhatian, sementara di salah satu lokasi kebakaran dalam beberapa kali terakhir dibahas.

Selain itu, Uya seperti memberi tahu berita di media sudah cukup untuk membantu mereka mengklarifikasi kegiatan ketika di Los Angeles.

“Anda (Mass -Media) menawarkan saya untuk mengklarifikasi ketukan, tetapi bahkan jika saya menyebutnya,” kata jurnalis Uya di Senayan, Jakarta (21/01/2025).

Namun, jika MKD membutuhkan pernyataan langsung, Uya Laha siap untuk dikirim dan dijelaskan, jadi tidak ada berita atau kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Jika saya menelepon, saya baik -baik saja. Saya akan datang ke MKD untuk mengklarifikasi,” Ujah dijelaskan.

Sebelumnya, Uya mengatakan bahwa video virus itu beberapa waktu lalu sebagai permintaan media di Indonesia, yang benar -benar ingin mengetahui situasi nyata setelah kebakaran di Los Angeles.

Read More : Utang Pemerintah Mencapai Rp 266,3 Triliun pada Akhir Juli 2024

Namun, ketika film dari Uya dan tim tiba -tiba ditolak oleh penduduk setempat karena mereka mencari manfaatnya dengan membuat konten di salah satu kota paling elit di Amerika Serikat.

Untuk videonya, Uiya sebagai klaim bahwa mereka meminta maaf kepada pemilik rumah yang menendang ketika dia merekam video.

“Kami juga meminta maaf kepada orang yang bertanya, karena orang itu tidak ada di sana dan saya tidak tahu bahwa ia memiliki rumah sebelum teguran kami,” Ujar Ujah.

Meskipun Uya Kya dan keluarga sekarang mencapai Indonesia, tetapi konten video setelah kebakaran Los Angeles masih menjadi perhatian bagi pengguna internet. Karena alasan ini, ia siap dipanggil MKD untuk menggambarkan tindakan tersebut.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *