Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Energi dan Mineral (ESDM) serta kepala sekolah Partai Golkar Golkar Ladyali dualitas dari Kamar Dagang Indonesia dan Kamar Dualitas Industri (Caprine) pada hari Jumat (9) /27 /2024). Cadine saat ini memiliki dua bos, Axe Rasjid dan Anandia Backer.
Read More : IHSG Perdagangan Selasa 4 Juni 2024 Dibuka di Zona Positif
Menurut hasil Konferensi Nasional, Anandia menyebut posisinya sebagai kepala 2024-2029. Dia mengungkapkan bahwa jika dia tiba, Rashid pergi dengan dirinya sendiri sebagai ketua Dewan Penasihat Kader Indonesia, partainya terbuka.
“Ini karena pada 14 September, kemarin sebagai kepala umum masyarakat,” katanya. PLN HQ, Jakarta, Sabtu (9/9/9/2024).
Namun, ini tentu harus membuat diskusi bersama sehingga kader Indonesia menjadi pengembalian. Uninindia menekankan bahwa masyarakat nasional atau konferensi nasional pada umumnya adalah yang tertinggi dalam organisasi.
Selain itu, Anindia juga mengungkapkan bahwa, pada pertemuan itu, ia juga mengatur dan sepakat bahwa kader itu harus ringkas dan tegas. “Kami setuju bahwa kader itu selalu singkat dan tegas,” katanya.
Anandia juga menyebut pemilihannya sebagai kepala kader untuk membuatnya legal. Itu terlihat di Konferensi Nasional di mana anggota DPR menghadiri dan menerima lisensi polisi.
Menurutnya, Cadine selalu berusaha menemukan cara terbaik. Bahkan jika ada dinamika, akhir yang manis dan baik berakhir. “Apa yang saya (i) adalah teman kader provinsi dan juga anggota yang luar biasa (ALB), jadi ini bukan kehendak atau B. Ini adalah suara pemilik favorit.”
Read More : Stabilnya Pasar Saham Asia Dipicu Harapan Damai Israel-Iran
Presiden PT Bakrie & Brothers TBK menekankan bahwa Cadine adalah apa yang dibutuhkan dunia bisnis untuk menanggapi tantangan dan peluang di masa depan.
Diharapkan bahwa anggota Cadine di daerah tersebut akan dapat mengambil kelas dengan berpartisipasi dalam program Presiden, termasuk Presiden -ex Prabowo Subianto. Uninglindia menekankan bahwa hanya ada satu kader Indonesia dengan penekanan pada kemajuan kader.
“Jadi kami memiliki misi umum, yaitu, teman -teman di daerah (anggota Cadine) dapat membantu program pemerintah dan kemajuan mereka tidak sendirian, mereka berkumpul bersama,” jelasnya.
Anandia juga melihat masa depan tantangan ekonomi dan peluang besar. Dia mengakui, pada waktu dan waktu ini untuk memperkuat hubungan dengan pemerintah sebagai mitra strategis serta Cadine sebagai satu -satunya dunia bisnis yang didasarkan pada 1987 di Kamar Dagang dan Industri (Kode Kader).