JAKARTA, BERITASATU.COM – Sarang Swallow Pt Esta Indonesia TBK (NEST) telah menjadi perusahaan pertama yang melakukan penawaran umum perdana (IPO) di sektornya. ย Nest menawarkan 822,5 juta saham atau 20% dari modal publik yang diterbitkan dan dibayar dengan harga IPO 200 IDR.
Read More : Sri Mulyani Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,2 Persen hingga Akhir 2024
Direktur PT Esta Indonesia TBK, Hu Anton Sisvanto, mengatakan dia bangga bahwa dia dapat mempresentasikan perusahaan yang dia dirikan selama 30 tahun di Bursa Efek Indonesia (BEI). IPO ini adalah bukti bahwa industri sarang menelan, yang sering dibayangkan sebagai industri kecil, dapat bersaing dengan perusahaan besar.
“Hari ini, Nest adalah pelopor perusahaan Swallow yang terdaftar di IDX, perusahaan menelan dapat memiliki GCG (tata kelola perusahaan yang baik). “Kami senang telah membuka pintu bagi perusahaan menelan lainnya untuk memasuki IDX,” kata Hu pada upacara daftar NESX pertama di Jakarta pada hari Kamis (08.08.2024).
Dia mengatakan Nest akan menggunakan pendapatan IPO 164,5 miliar rupee untuk pengeluaran modal dalam bentuk membeli enam rumah menelan di POS, Sulawesi Tengah, Pembayaran Modal Anak Perusahaan dan Modal Operasi.
Dia mengakui bahwa dia telah mendedikasikan hampir 30 tahun atau setengah dari hidupnya untuk bisnis Swallow Nest. Dia memulai bisnis ini pada tahun 1993 dengan istrinya dan memulai di garasi orang tuanya.ย
Read More : Wall Street Anjlok, Dow Jones Catat Koreksi Terpanjang sejak 1978
“Dari hanya sepuluh karyawan sekarang hingga ribuan karyawan, dari ekspor 30kg hingga 30 ton sarang burung tahun lalu. Ini adalah pencapaian yang tidak pernah saya bayangkan, “katanya.
Dia berharap Nest akan terus berkembang di pemimpin pasar di Industri Nest Swallow.ย