Yogyakarta, Beritasatu.com – Universitas Gadja Mada (UGM) mengambil langkah strategis untuk mendukung pengembangan Ibukota Kepulauan (IKN) dengan menginisiasi Proyek Wangama Nusantara. Inisiatif tersebut diumumkan Rektor UGM Profesor Owa Emilia dalam upacara yang digelar di Auditorium UGM dalam rangka HUT ke-79 Republik Indonesia.
Read More : Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Tobelu Maluku Utara
Dalam sambutannya, Rektor menekankan pentingnya mengembangkan IKN sebagai kota cerdas dan inklusif yang berkelanjutan sejalan dengan visi sentral Indonesia. Whangama Nusantara diciptakan sebagai bagian dari pengembangan konsep Forest City untuk membantu mengatasi tantangan perubahan iklim global.
โMengikuti perkembangan IKN merupakan upaya penting untuk menciptakan kota yang berkelanjutan, cerdas, dan inklusif,โ kata Owa.
Proyek ini merupakan hasil keberhasilan reklamasi lahan penting di Gunung Kidul yang dilakukan UGM, dengan tahap awal seluas 621ha dan 28ha tersedia untuk IKN.
โBekerja sama dengan berbagai perusahaan, Wangama Nusantara akan menjadi etalase berbagai inovasi dan adaptasi teknologi modern untuk mengatasi perubahan iklim secara berkelanjutan,โ kata Owa.
Read More : PON Aceh-Sumut 2024: Lanjutkan Tren Positif, Tim Bola Voli Putri Jatim Tekuk Jateng
Selain itu, OVA menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia yang unggul sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045.
Rektor mengajak seluruh civitas akademika UGM untuk memupuk semangat gotong royong, menjaga persatuan dalam keberagaman dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila sebagai prinsip dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.