Jakarta, Beritasatu.com – Pertanian Indonesia memiliki pandangan yang berbeda mengenai tenaga listrik untuk kendaraan komersial dibandingkan pesaingnya. Meskipun banyak produsen yang berfokus pada pengembangan truk listrik, UD Trucks melihat potensi besar dalam menggunakan hidrogen sebagai alternatif yang lebih efisien, terutama untuk truk berat.
Read More : Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan seusai Pecah Rekor Tertinggi
CEO UD Trucks Indonesia Handi Lim mengungkapkan pihaknya telah menyetujui rencana pengembangan kendaraan niaga berbasis hidrogen. Menurutnya, hidrogen menawarkan solusi yang lebih efisien dibandingkan listrik, terutama pada kendaraan besar yang membutuhkan tenaga besar dan waktu lama.
Handi Lim mengatakan dalam konferensi di Jakarta, Selasa (10/12), “Selain listrik, kita juga melihat kekuatan hidrogen.” Dari segi produksi di Jepang, hidrogen dinilai lebih efisien dan memiliki potensi lebih besar dibandingkan listrik untuk mobil .berat”. /2024).
Handi Lim menjelaskan, pengembangan truk listrik untuk sektor heavy-duty membutuhkan baterai dengan kapasitas dan keandalan yang tinggi. Namun truk bertenaga hidrogen dinilai lebih efisien karena unggul dalam konsumsi bahan bakar yang cepat dan lama. Hidrogen juga cocok untuk kendaraan berat yang sering digunakan untuk transportasi jarak jauh yang merupakan kebutuhan utama industri logistik.
Truk bertenaga hidrogen, menurut Handy, memungkinkannya beroperasi secara efisien di lingkungan, tanpa bergantung pada baterai yang berat dan membutuhkan waktu lama untuk mengisi daya. Inilah alasan utama mengapa UD Trucks menganggap hidrogen sebagai pilihan terbaik untuk masa depan kendaraan komersial.
UD Trucks memiliki visi besar yaitu “Fujin & Raijin. Vision 2030”, yang bertujuan untuk memberikan solusi logistik cerdas. Visi tersebut mencakup pengembangan truk yang sepenuhnya bertenaga listrik dan juga mempertimbangkan kendaraan bertenaga hidrogen sebagai bagian dari rencana jangka panjang.
Dengan visi tersebut, UD Trucks tidak hanya menciptakan truk untuk masa depan yang ramah lingkungan, namun juga fokus pada otomatisasi dan efisiensi kendaraan.
Read More : Ini Bukti Pengguna iPhone Punya Pendapatan Lebih Tinggi Dibandingkan Pengguna Android
“Visi kami pada tahun 2030 adalah menghadirkan truk yang sepenuhnya bertenaga listrik, namun kami juga melihat potensi hidrogen yang besar. Perkembangan teknologi ini merupakan bagian dari peta jalan kami untuk memberikan solusi terbaik bagi dunia yang cepat dan berkelanjutan. “.
Meski UD Trucks juga merupakan pendukung ketenagalistrikan, namun diakuinya pengembangan truk listrik untuk kendaraan berat masih menghadapi tantangan yang cukup besar, terutama karena kebutuhan baterai yang berat dan mahal. Hal ini berbeda dengan mobil bertenaga hidrogen yang lebih efisien dalam mengatasi masalah ini.
Dalam perjalanannya, UD Trucks berusaha menyesuaikan perkembangan teknologi dengan kebutuhan pasar, dengan mempertimbangkan tantangan utama kendaraan niaga pada masa transisi menuju sumber energi ramah lingkungan. Dengan hidrogen sebagai alternatif, mereka berharap dapat memberikan solusi praktis dan berkelanjutan.