Ankara, Beritasatu.com – Bendera Turki kembali berkibar di Damaskus, Suriah pada Sabtu (14 Desember 2024) saat Kedutaan Besar Turki kembali beroperasi di negara tersebut setelah vakum selama 12 tahun.
Read More : Erick Thohir Atur Strategi Agar Dividen BUMN Tembus Rp 100 Triliun
“Kami sangat senang Kedutaan Besar Turki di Damaskus, Suriah, kembali beroperasi setelah 12 tahun mengibarkan bendera kami,” kata Wakil Presiden Turki Judet Yilmaz dalam postingannya, Minggu (15 Desember 2024) di Antara. ).
Dia berkata: Pembukaan kembali kedutaan Turki di Suriah merupakan langkah nyata yang menunjukkan komitmen Türkiye terhadap stabilitas Suriah. Kami juga mempromosikan perdamaian dan kerja sama di kawasan.
Yilmaz berharap keterlibatan diplomatik Türkiye di Suriah akan membantu menormalkan kehidupan rakyat Suriah dan mendukung rekonstruksi kelembagaan, ekonomi, dan fisik Suriah.
Lanjutnya, saya mendoakan kesuksesan bagi Kedutaan Besar Turki di Damaskus, Suriah, dan saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat yang berkontribusi terhadap kesuksesan ini.
Kedutaan Besar Turki di Suriah, yang ditutup sejak 2012, telah resmi dibuka kembali di bawah kepemimpinan Burhan Koroglu, duta besar Turki untuk Mauritania sebagai pejabat sementara. Ia dilantik menjadi Menteri Luar Negeri pada Kamis (21 Desember 2014) oleh Hakan Fidan.
Read More : Unik, Cara Trump Tunjuk JD Vance Jadi Cawapresnya Ternyata Mirip Acara Kontes Realitas TV
Sejak jatuhnya rezim Bashar al-Assad awal bulan ini, Konsulat Jenderal Suriah di Istanbul telah melanjutkan aktivitasnya tanpa gangguan.
Bashar al-Assad, pemimpin Suriah selama hampir 25 tahun, melarikan diri ke Rusia setelah kelompok oposisi menguasai Damaskus pada 8 Desember, mengakhiri rezim partai Baath yang telah memerintah Suriah sejak tahun 1963.