Kuala Lumpur, Beritasatu.com – Pencarian turis India yang terjatuh ke dalam lubang pembuangan sedalam 8 meter di Jalan Masjid Kuala Lumpur pada 23 Agustus 2024, kini beralih dari penyelamatan ke pemulihan. Penyelamatan dilakukan setelah pihak berwenang menganggap terlalu berbahaya untuk dilanjutkan.
Read More : Serangan Bom Bunuh Diri Milisi Al-Shabab di Resor Pantai Somalia Tewaskan 32 Orang
Menteri Wilayah Federal Zaliha Mustafa mengatakan kepada wartawan di sebuah acara pada Sabtu (31/8/2024) bahwa keputusan itu diambil setelah rapat. Pertemuan tersebut dihadiri oleh para ahli termasuk polisi, pemadam kebakaran dan penyelamatan, departemen geologi dan perusahaan pembuangan limbah nasional yang berkonsultasi dengan pemerintah Malaysia.
“Setelah mempertimbangkan pendapat seluruh ahli, kami memutuskan untuk menghentikan operasi pencarian dan penyelamatan hari ini,” kata Zaliha.
Ia menambahkan, hal itu dilakukan demi keselamatan tim penyelamat dan lingkungan. Ia juga menyebut ada lubang lain tak jauh dari lokasi kejadian.
Tim penyelamat menemukan benda di dalam pipa saluran pembuangan, namun belum bisa memastikan apakah itu korban, kata Zaliha, karena kondisi lubang pembuangan yang berarus deras membuat operasi tersebut berbahaya.
“Kita tidak bisa mengabaikan keselamatan masyarakat dan keselamatan wisatawan yang mengunjungi Jalan Masjid India.” Inilah salah satu alasan mengapa operasi pencarian dan penyelamatan dihentikan.
Zaliha mengatakan Kepolisian Kerajaan Malaysia akan melakukan operasi pencarian dan pemulihan. Sementara itu, Balai Kota Kuala Lumpur (DBKL) akan melakukan pemetaan utilitas dan memulai pemeriksaan integritas struktural di seluruh Kuala Lumpur.
Read More : Palestina Sebut Israel Targetkan Komunitas Kristen di Yerusalem
Dia tidak merinci apa saja yang dimaksud dengan operasi pemulihan tersebut atau seberapa aman operasi penyelamatan tersebut.
“Kami juga akan meminta DBKL untuk memulai pekerjaan restorasi dan pemugaran di kawasan tersebut serta memasang barikade untuk mencegah orang masuk,” ujarnya.
Kantor berita Malaysia Star melaporkan bahwa pihak berwenang telah menghentikan operasi pencarian dan penyelamatan di lubang pembuangan Jalan Masjid. Meski demikian, mereka akan tetap menyisir instalasi pengolahan Pantai Dalam yang terletak 7 km dari lokasi tumpahan.