Jakarta, Beritasatu.com – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) sedang menjalani transformasi visi yang mengedepankan nilai kesejahteraan nasional dalam operasional bisnis. PAMA akan meningkatkan kontribusinya untuk memberikan dampak ekonomi dan sosial kepada masyarakat.

Read More : Laba Produsen Taro dan Mie Kremezz AISA Naik Ratusan Persen

Presiden PAMA Hendra Hotahan dalam konferensi pers usai peluncuran visi baru di Jakarta mengatakan: “PAMA harus mampu berkontribusi terhadap perekonomian dengan menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan taraf hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional.” , Jumat (4/10/2024).

Visi barunya adalah “tradisi dan kepercayaan, pengabdian kepada negara”. Sembari mencanangkan visi barunya, PAMA juga mengawali kisah perjalanan PAMA selama 30 tahun yang terangkum dalam buku “Behind the Helm – Kisah Batin 5 Disiplin” karya Teguh Sri Pambudi, Budi W Soetjipto dan Yohanes Budi Kurniawan.

Selain itu, kata Hendra, sejak berdirinya PAMA, perusahaan kontraktor penambangan di Grup PT Astra International Tbk (ASII) ini selalu berkomitmen memberikan yang terbaik kepada konsumen, karyawan, dan masyarakat.

Pada tahun 2023, PAMA dapat mencapai produksi terbesar dan melewati periode tersebut dengan penuh perjuangan. Dengan output sebesar 1,2 miliar BCM, PAMA tidak hanya menjadi pemimpin pasar di Indonesia, namun juga terbesar di dunia.

“Saat ini PAMA tidak memasuki cakrawala baru dengan mengandalkan bisnis yang berhubungan dengan batu bara. Ke depan, PAMA akan terus mengembangkan bisnis non batu bara seperti energi terbarukan, mineral, dan industri peleburan. Tentu saja,” ujarnya. dijelaskan bekerja sama dengan mitra AHEMCE dan Grup Astra.

Menurut Hendra, dengan berkembangnya PAMA berarti ukuran keberhasilan tidak lagi berdasarkan skala. Sebaliknya, fokuslah untuk memberikan layanan terbaik kepada pelanggan saat ini dan calon pelanggan di masa depan.  

Read More : Pohon Tumbang di Monkey Forest Ubud Telan Korban Jiwa, WNA Asal Prancis dan Korea Meninggal Dunia

“Menjadi yang paling disukai atau pilihan utama adalah salah satu hal yang menarik dari visi baru PAMA ini. PAMA diharapkan dapat menjadi pilihan utama dalam berbisnis khususnya di bidang pertambangan, energi dan integrasi vertikal. Pilihan utama adalah mitra untuk semua Pemangku Kepentingan termasuk pemerintah, masyarakat, pemasok dan karyawan.

Dalam pengembangan tersebut, kata Hendra, PAMA akan didukung oleh organisasi yang efisien dan unggul melalui sumber daya manusia yang bercirikan “manusia energik dan bertalenta”. Selain itu, PAMA terus mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik dalam operasional bisnisnya. Salah satu porosnya adalah komitmen perusahaan terhadap pengelolaan lingkungan hidup.

Dengan mengembangkan bisnis di bidang energi, khususnya energi terbarukan, PAMA berupaya mengurangi ketergantungan terhadap batu bara dan membantu transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan inisiatif global untuk mengurangi emisi karbon dan melindungi lingkungan. Semua inisiatif ini, katanya, berada dalam kerangka keberlanjutan “sebuah perusahaan yang selaras dengan lima aspek dasar prinsip keberlanjutan 5P: Manusia, Planet, Kemitraan, Perdamaian, dan Kemakmuran.”

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *