Fukuoka, beritasatu.com – Topan melanda Jepang bagian selatan pada Kamis (29/08/2024) pagi. Puluhan orang dilaporkan terluka akibat angin kencang yang memecahkan jendela dan menerbangkan genteng.
Read More : Kunjungi Kanada, Ini 8 Makanan Khas yang Wajib Dicoba
Sementara itu, hujan lebat memicu peringatan banjir dan tanah longsor.
Topan terkuat di Jepang tahun ini menghantam pulau utama selatan berpenduduk 12,5 juta jiwa dengan kecepatan angin 252 kilometer per jam (06:00 WIB) pagi ini sekitar pukul 08:00 Waktu Jepang (06:00 WIB).
Pihak berwenang mengeluarkan tingkat peringatan tertinggi di berbagai tempat sebelum datangnya topan. Para pejabat telah menyarankan ratusan ribu orang untuk mengungsi dan memperingatkan akan adanya banjir, tanah longsor, dan gelombang badai yang mengancam jiwa.
Seorang pejabat bencana mengatakan kepada AFP bahwa kota pesisir Miyazaki menderita 26 orang luka-luka dan merusak 124 bangunan.
Sebagian besar kerusakan disebabkan oleh angin kencang yang memecahkan jendela, namun tidak mengancam jiwa Penyiar NHK melaporkan sembilan orang terluka di dekat Kagoshima.
Rekaman tanpa sensor dari media sosial menunjukkan sebuah sungai kecil di kota Beppu berubah menjadi aliran air berwarna gelap dan sebuah pohon tumbang di jalan yang basah kuyup di dekat Ota.
Read More : 8 Peran Tokoh Proklamasi dalam Kemerdekaan Indonesia
Siswa Ao Nishimoto, 18, mengatakan dia menelepon keluarganya di Miyazaki. “Rumah kami baik-baik saja, tapi terjadi topan di Miyazaki dan listrik padam di beberapa tempat. Ini mengkhawatirkan,” ujarnya.
Siswa lainnya, Ryo Ohtsuru (19), mengatakan, “Tahun ini, saya akan jauh dari rumah orang tua saya untuk pertama kalinya. Jadi sendirian agak menakutkan.”
“Saya mungkin akan mendapatkan senter ketika listrik padam,” katanya.
Operator Kyushu mengatakan listrik padam di 254.610 rumah.