JAKARTA, BERITASATU.COM – Beberapa artikel di Beritasatu.com telah menarik perhatian para pembaca dan telah berada di 5 berita pertama sejak Rabu 18/06/2025). Artikel -artikel tersebut dicari oleh berbagai topik, mulai dari Menteri PKP Mararar Sirait, yang bekerja dengan KPK untuk mencegah korupsi dalam proyek rumah 3 juta. Ada juga artikel yang terkait dengan para pemimpin Iran yang menolak panggilan untuk menyerah dan mengancam Amerika Serikat.
Read More : Presiden Jokowi Resmikan Proyek Infrastruktur Strategis Di Jawa Barat
Artikel berikut 5 berita Beritasatu.com:1. Maryrar bekerja di KPK yang mencegah korupsi terkait dengan 3 juta proyek rumah
Menteri Perumahan dan Penyelesaian (PKP) Sirait Sirait secara resmi menandatangani catatan tentang Pemahaman (MOU) dengan Komite Eliminasi Korupsi (KPK). Ini dilakukan sebagai langkah khusus untuk memperkuat pencegahan korupsi di sektor perumahan.
Perusahaan itu dibuat di KPK, Iacarta Red and White Building, Rabu (18/18/2025). Marater, yang dikenal sebagai ARA yang dikenal, mengatakan bahwa MOU ini mencakup berbagai faktor strategis, dari pertukaran informasi dan data dan peningkatan sumber daya manusia (RU), penggunaan tujuan, hingga rencana sosial korupsi.
“Kami juga meminta lebih banyak sumber daya manusia KPK untuk secara langsung membantu dalam kementerian. Reaksi KPK sangat cepat dan terbuka,” kata Mararar. 2.
Menteri Kehakiman, San Burhanuddin, memberi semua stafnya pemberitahuan di tingkat distrik, distrik, regional dan kota untuk serius dalam perlakuan korupsi.
Dalam kunjungan kerjanya ke Kantor Kejaksaan Utara Malu (Kejati), pada hari Rabu (18/18/2025), Burhanuddin mengatakan, ia tidak akan mendukung kinerja kecil, terutama manipulasi kasus terkait.
“Saya akan menghargai kinerja setiap bidang. Jika penanganan kasus korupsi minimal atau tidak ada, bersiaplah untuk menghilangkan,” kata San Burhanuddin di depan kru media.3. Tempat tinggal telah menempatkan RP ayam hidup. 18.000 per kg dari 19 Juni
Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Tema) telah menempatkan biaya produksi (HPP) ayam yang tinggal di tingkat petani dengan 18.000 rps per kilo, yang berlaku mulai Kamis (6/19/2025). Langkah ini diambil untuk menanggapi pengurangan harga ayam yang hidup yang bermain 14.500 rp/kg.
Direktur Rumah Pertanian dan Kesehatan Hewan dari Kementerian Pertanian, Agung Swanda, mengatakan pemerintah gagal dengan cepat karena keadaan harga ayam hidup di tingkat petani dianggap prihatin. Menunjukkan adanya peran perantara atau perantara dalam jasa.
Read More : Surat DPO Eks Caleg PDIP Harun Masiku Diperbarui, KPK Sebar 4 Foto Terbaru
“Sebelumnya, para aktor di Unggas, terutama Jawa, sepakat bahwa harga jual ayam yang hidup dari 19 Juni 2025, adalah 18.000 rp per kilo untuk semua ukuran,” kata Agun pada konferensi pers setelah pertemuan tertutup di Kantor Kementerian Pertanian, Rabu (18/20/2025). Harga ayam dan telur disimpan melalui MBG-SPG, mendapat manfaat dari peternak
Pemerintah terus memperkuat upaya untuk menjaga stabilitas harga ayam dan telur konsumen dengan kerja sama strategis antara program nutrisi gratis (MBG) dan unit penyelamatan layanan nutrisi (SPP). Kebijakan ini juga memastikan kesejahteraan petani dan melayani kebutuhan gizi masyarakat.
Wakil Keragaman Keamanan Pangan dan Pangan (Bapanas) atau National Food Agency (NFA) Andriko Notant menekankan pentingnya kontrol harga tertinggi. Sekarang didorong kepada pemerintah untuk menyesuaikan bisnis antara peternak ayam murni dan SPPG untuk mengambil produksi sebaik mungkin.
“Dengan menyesuaikan perdagangan antara petani dan SPP, pemerintah berharap untuk mengambil hasil petani,” kata Andriko pada hari Rabu (18/18/2025). 5.
Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran, menolak panggilan AS (Amerika Serikat) untuk menyerahkan pertengahan serangan Israel yang intens. Dia juga memperingatkan bahwa partisipasi militer AS akan menyebabkan kerusakan pada Amerika Serikat.
“Orang -orang bijak yang bertemu Iran, bangsa dan sejarah mereka, tidak akan berbicara dengan bangsa ini dengan bahasa yang terancam, karena negara Iran tidak dengan mudah menyebarkan negara,” kata Ayatollah Ali Khamenei, mengutip AP, Rabu 18/06/2025).
“Amerika harus tahu bahwa partisipasi militer AS akan menyebabkan kerusakan yang tidak terkendali,” lanjutnya.