Bengkulu, Beritasatu.com – Personel Brimob Polda Bengkulu bersama instansi terkait antara lain Polres Lebong dan TNI berhasil membuka akses jalan menuju Desa Rimbo Pengadang, Kecamatan Rimbo Pengadang, Kabupaten Lebong, Bengkulu. Jalan tersebut diblokir selama 2 hari setelah longsor.
Read More : Capai Rp 5 Juta, Ini Biaya Wisuda Sekolah Paling Mahal di Indonesia
Kabid Humas Polda Bengkulu, Kompol (Pol) Anuardi mengatakan, satu-satunya jalan lalu lintas tersebut bisa kembali dilintasi berkat kerja Satbrimobda Polres Bengkulu, Polsek, Polsek, Satpol PP dan instansi terkait. Penggunaan sistem terbuka dan tertutup. Alhamdulillah akses jalan bisa dibuka kembali dengan sistem terbuka dan tertutup, kata Anuardi, Minggu (28/4/2024).
Sebelumnya, Kabupaten Lebong diguyur hujan deras sehingga menyebabkan banjir dan tanah longsor di wilayah Topos. Belum usai kerusakan akibat banjir, tanah longsor menghancurkan jalan penghubung Kurup-Muara Aman di Kecamatan Rimbo Pengadang.
Menurut dia, tanah merah berlumpur, pohon tumbang, dan semak belukar kini telah berhasil disingkirkan dari badan jalan. Jalan Lintas Kurup-Muara Aman kini dapat digunakan baik kendaraan roda dua maupun roda empat. “Petugas lalu lintas melakukan pengaturan untuk mengelola pengguna jalan secara sistematis,” ujarnya.
Read More : Prabowo Tegaskan Stok Pangan Aman Jelang Lebaran 2025