Jakarta, Beritasatu.com – Salah satu keputusan terbesar dalam hidup adalah membeli rumah. Bagi mereka yang ingin membeli rumah pertama, prosesnya bisa terasa melelahkan. Apalagi saat ini banyak desainer yang punya banyak ide untuk rumah.

Read More : Akademisi Sarankan Pencegahan Tax Avoidance daripada Menaikkan Tarif PPN 12 Persen

Rumah ramah lingkungan sedang menjadi tren saat ini. Baik dan kamu? Karena rumah ramah lingkungan membuat hidup lebih baik. Bahan konstruksi yang digunakan ramah lingkungan seperti bahan daur ulang dengan jejak karbon rendah. Konsumsi energi juga dirancang rendah, seperti pengelolaan air yang lebih banyak dan penggunaan peralatan hemat energi untuk mengurangi konsumsi energi, serta sistem pemulihan air dan tangki penyimpanan air.

Rumah ramah lingkungan juga dirancang dengan mengutamakan energi terbarukan, seperti penggunaan panel surya yang memanfaatkan energi matahari. Oleh karena itu, dengan memiliki rumah yang ramah lingkungan, berarti Anda juga akan mengurangi biaya operasional rumah tersebut dalam jangka panjang.

Singkatnya, keberlanjutan adalah kunci ketika memilih rumah yang ramah lingkungan. Nah, bagi Anda yang ingin membeli rumah ramah lingkungan pertama kali, simak tips praktis berikut ini:

Pilih Nilai Lingkungan Sebelum Anda memulai pencarian, buatlah daftar awal tentang apa yang ingin Anda lakukan terhadap lingkungan. Apakah Anda fokus pada efisiensi energi, pengelolaan air, atau penggunaan bahan bangunan berkelanjutan. Ini akan membantu memfilter opsi yang tersedia.

Pertimbangkan ruang dan kehadiran Anda Selain rumah yang ramah, pilihlah tempat yang mendukung kehidupan berkelanjutan. Misalnya kemudahan akses transportasi umum atau tempat-tempat yang memungkinkan bersepeda atau berjalan kaki.

Cek Sertifikasi Lingkungan Hidup Pastikan rumah yang Anda cari memiliki sertifikat lingkungan dari organisasi terkait, seperti Green Building Council of Indonesia (GBCI) atau standar lain yang memastikan bahwa rumah tersebut memenuhi persyaratan lingkungan.

Konsultasikan Dengan Ahlinya Selain tips di atas, untuk memastikannya Anda juga bisa meminta pendapat dari ahli atau konsultan yang fokus di bidang real estate. Mereka dapat memberikan wawasan tentang desain rumah dan dampak lingkungan.

Temukan Desainer yang Fokus pada Keberlanjutan. Banyak pengembang real estate kini menawarkan rumah dengan desain ramah lingkungan. Pastikan untuk melakukan riset mengenai reputasi pengembang dan proyek yang mereka kerjakan dalam hal keberlanjutan.

Manfaatkan Program KPR BRI Saat ini, menjaga lingkungan bukan lagi sebuah pilihan, melainkan sebuah keharusan. Oleh karena itu, BRI hadir sebagai bank yang mendukung perubahan perilaku manusia agar lebih berwawasan lingkungan, dan terus melakukan inovasi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Read More : Perankan Ustaz dalam Film Horor, Ariyo Wahab Dalami Al-Qurโ€™an

Cara BRI berwawasan lingkungan lainnya adalah dengan menyediakan rumah ramah lingkungan bagi KPR melalui program BRI Green Financing. Oleh karena itu, KPR BRI Green Financing merupakan produk KPR yang ditujukan untuk pembelian rumah baru ramah lingkungan dengan pembayaran mulai dari 0%.

BRI juga menggandeng pengembang bangunan berwawasan hijau yang memberikan kemudahan masyarakat dalam mencari hunian ramah lingkungan, seperti Ciputra, Jaya Property, Adhi Realty, Metland, Sinarmas Land, Summarecon, Agung Sedayu Group, Alam Sutera, Agung Podomoro Land. dan Perumnas. .

Dengan banyaknya pengembang yang menawarkan KPR BRI Green Financing, impian memiliki rumah bukan lagi sekedar impian. Untuk mempermudah proses rumah kaca, ada baiknya Anda menggunakan tips praktis berikut ini:

1. Review suku bunga dan tenor DP KPR BRI Green Financing mulai dari 0% dengan suku bunga berkisar antara 4,65% fixed selama 3 tahun hingga 5,65% fixed selama 5 tahun dengan tenor minimal 10 tahun. KPR BRI Green Financing juga menawarkan tenor pinjaman 25 tahun untuk pendapatan tetap dan 20 tahun untuk pendapatan tetap. Pastikan kamu mendapatkan tenor pinjaman yang sesuai dengan investasi atau anggaran bulananmu, ya!

2. Cari Tempat Tinggal dan Bandingkan KPR Jika Anda ingin mencari tempat tinggal lain sekaligus mengajukan KPR BRI, Anda bisa mengunjungi Homespot.id. Ini adalah pasar real estate terpadu yang menghubungkan pembeli dan penjual dalam satu platform. Homespot.id juga memiliki kalkulator KPR yang membantu calon peminjam memperkirakan harga rumah, tenor, suku bunga, dan jumlah cicilan yang harus dibayar.

3. Siapkan Dokumen Lengkap Pastikan semua dokumen yang dibutuhkan sudah lengkap sebelum diserahkan. Dokumen yang paling banyak diminta adalah: KTP dan Kartu Keluarga, NPWP, slip gaji atau rekening koran tiga bulan terakhir, dan surat pernyataan bahwa Anda bukan pemilik rumah.

Jadi, yang perlu Anda ketahui adalah bahwa rumah ramah lingkungan cenderung cepat memperoleh nilai seiring dengan meningkatnya permintaan, terutama dengan kesadaran masyarakat terhadap masalah lingkungan. Jadi, jika Anda berkesempatan memanfaatkan KPR Green Financing dari BRI, lakukan sekarang juga! Program KPR BRI Green Financing berlaku hingga 30 September 2024.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *