Jakarta, Beritasatu.com – Pasar mobil China masih ramai dengan rendahnya harga listrik. Baru-baru ini, Zhidou merilis mobil listrik kecil bernama Zhidou Rainbow.
Read More : Libur Nataru 2025, Kendaraan Sumbu Tiga Masih Melintas di Jalur Arteri Indramayu
Dilansir Car News China, Jumat (19/4/2024), harga Zhidou Rainbow mulai dari 31.900 yuan atau setara Rp 71,8 juta hingga 43.900 yuan atau sekitar Rp 989,8 juta. Dari gabungan harga tersebut, varian entry level Zhidou Rainbow lebih murah dibandingkan Kawasaki Ninja 250 ABS SE yang diproduksi tahun 2024.
Saat ini Kawasaki Ninja 250 ABS SE menurut situs resmi Kawasaki Indonesia dijual Rp 79,9 juta.
Sesuai dengan namanya Rainbow, warna mobil listrik ini seperti pelangi, kata Car News China.
Dari segi ukuran, mobil listrik Zhidou ini lebih besar dibandingkan Wuling Air EV yang dijual di Indonesia. Zhidou Rainbow berukuran panjang 3.224 mm, lebar 1.515 mm, dan tinggi 1.630 mm. Wuling Air EV kini memiliki dimensi panjang 2.974 mm, lebar 1.505 mm, dan tinggi 1.631 mm.
Selain itu, interior Zhiduo Rainbow juga cukup bergaya dengan latar belakang telanjang yang mencakup dua roda kemudi, panel instrumen LCD 5 inci penuh, dan layar kendali tengah mobil interior 9 inci. Tombol fisiknya seperti tombol di bagian bawah layar kendali utama.
Menariknya, mobil listrik punya banyak fitur canggih. Misalnya saja remote control mobil di ponsel, remote car unlock, pencarian mobil jarak jauh, waktu pengisian baterai, dan update teknologi Over the Air (OTA).
Selain itu, Zhidou mengklaim terdapat lebih dari 20 tempat penyimpanan di seluruh interiornya. Panjang bagasi standar adalah 390 mm, dan volumenya dapat diperluas hingga 1.034 liter dengan melipat kursi belakang.
Read More : Semua Kebutuhan Terpenuhi, Kunjungi Booth FIFGROUP di BTV Semesta Berpesta Cikarang
Untuk spesifikasinya, setiap mobil convertible Zhidou Rainbow ditenagai motor listrik 20kW/85Nm atau 30kW/125Nm. Baterai yang digunakan adalah tipe LFP yang disediakan oleh Guoxuan Hi-Tech. Paket baterai tersedia dalam kapasitas 9,98 kWh, 17,18 kWh, dan 17,3 kWh, sesuai dengan pelayaran CLTC masing-masing sejauh 125 km, 205 km, dan 201 km.
Car News China menyebutkan bahwa Zhidou merupakan salah satu mobil tua di China yang mengalami pembaruan. Mereka merugi karena kalah bersaing dengan merek lain.
Untungnya, Geely akan melakukannya pada Oktober 2023 setelah menyelesaikan pengembangan sumber dayanya. Sekarang CEO Geely Gan Jiayue menjadi presiden perusahaan. Bersama Geely, Zhidou bersiap menjadi raksasa mobil listrik baru di China.
โDalam tiga tahun ke depan, Zhidou berencana merilis 8 model, dan dalam 5 tahun ke depan, total akan merilis 16 model,โ tambah Car News China.