Surabaya, Beritasatu.com-Menko Food Zulkifli Hasan (Zulhas) menekankan bahwa baik tengah dan premi tidak akan ditambahkan ke nilai 12 %. Zulhas menyatakan hal ini saat mengunjungi Pasar Kupang Hamlet Surabaya pada hari Jumat (20/20/2024).
Read More : Program Pemutihan Pajak Kendaraan di Jateng, Ini Syaratnya!
“Beras dan harga stabil cenderung turun. Kapal dan beras premium tidak menggunakan PPN 12 %. Oleh karena itu, makanan tidak berlaku hingga 12 %, baik di tengah atau premi. Harga dipertahankan sama.
Julhaas juga mengatakan bahwa pemerintah pusat pemerintah daerah telah membentuk kelompok kontrol inflasi regional yang tidak memiliki harga pangan yang terlalu tinggi di pasar.
Selama kunjungan, Zulhas membagikan nasi gratis kepada penduduk. Banyak warga tampaknya memperjuangkan beras bebas yang disediakan oleh Menteri Penyesuaian Zulkifli Hasan.
Warga yang menerima nasi gratis sangat senang di antara banyak makanan yang lebih tinggi.
Sujiati, salah satu pemenang Rice, mengatakan, “Nasi kilogram adalah Rp. 15.000, jadi sangat menyenangkan untuk mendapatkan nasi.
Read More : Pemerintah Larang Produsen Susu Formula Berikan Potongan Harga ke Pembeli
Menurut makanan bahan makanan dari pasar Kupang Hamlet, harga nasi sedang dan premium masih stabil. Nasi premium dijual dengan harga Rp 16.000 per kilogram dan nasi sedang dijual dalam RP. 15.000 per kilogram.
Pengusaha berharap bahwa pemerintah tidak akan memakai PPN pada staples, termasuk beras, sebagai tanggapan terhadap peningkatan 12 % PPN pada produk tertentu. Mereka ingat bahwa jika harga beras naik, itu akan memiliki komunitas ekonomi menengah, termasuk pemasok makanan.
Imroatus Solihah, toko kelontong Pasar Dusun Kupang, mengatakan, “Jika beras tidak menunjukkan PPN 12 %, pembeli premium umumnya furnitur, dan beras tengah dibeli secara luas oleh pengusaha.