Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Desain Agrician/Lokasi Kepala Bekasi -Lihat Hek, di Segaria, Bekasi Regency, Selasa (2 Juni 2012). 

Read More : Naik Lagi! Harga Emas Antam Hari Ini Tembus Rp 1,705 Juta Per Gram

Menteri Nushon mengatakan dalam tinjauan langsung: ia menemukan indikator manipulasi dengan data Lannoopers di laut. Nusron menjelaskan bahwa manipulasi dalam bentuk transfer kartu dan nomor identifikasi (NIB) tidak konsisten dengan lokasi. 

“Ada 72 hektar angka, sementara ketika mereka berada di tangan, manipulasi data,” Nushon, yang terkait dengan pagar laut Bekasi, mengatakan pada hari Selasa (4/2025). 

Nushon mengungkapkan bahwa di desa Segara Jaya, Bekasi terdaftar 89 bidang lapangan untuk 67 pemilik dan termasuk dalam seluruh Program Bumi Sistematik (PTSL). 

Dia menambahkan bahwa permukaan total data yang dimanipulasi mencapai 581 hektar. Di bawah 90 hektar mereka dengan Pt Cikarang List Genity (CL), 419 hektar eiend bt pt mega aguc nusarna (manusia) dan 72 hektar ptsl ptsl pada tahun 2022 tutup pada tahun 2022. 

“Ini jauh lebih besar dari desa Khod, hanya 390 (hektar). Karena 72 hektar diterbitkan pada tahun 2021, peta itu dipindahkan ke 20,” kata Nushi. ” 

Dan Nushon mengatakan bahwa kliennya akan menyerahkan pembongkaran pagar laut Bekasi (KKP) dengan berkoordinasi dengan Menteri Bisnis dan Memancing Maritim (KKP). 

“Untuk negara yang terkena dampak manipulasi ini, kami segera membatalkan sertifikat HGB, yang dikeluarkan secara ilegal,” jelasnya. Menteri Nushion yang diproklamirkan.

Read More : Cuaca Ekstrem, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup hingga 31 Maret 2025

Sebelumnya, ada banyak massa sniper Sniper Indonesia non-dan), yang memiliki demonstrasi yang bertujuan membatalkan bekasi-memasi bekasi-laut bekasi-laut dari tundandar port tunandara nusantara (trpn) (1/31/2025).

Joni Sudardo, seorang perwakilan besar kampanye, menyatakan kekecewaannya dengan selesainya kepala Kantor Tanah Keidi-Regency. Menurut pendapatnya, mereka tidak menerima tanggapan yang memuaskan mengenai HGB dan PKKPR Bekasi Sea yang dikeluarkan atas nama PT Trpn.

“Kami tidak puas dengan intervensi hari ini. Jika PKKPR dikeluarkan untuk perusahaan domestik keterlibatan di wilayah Bekasi di tanah Mafia,” katanya.

Juga, bergabunglah dengan hasil pencarian mereka menunjukkan bahwa mungkin ada 400 hektar tanah di air laut. Bukti diajukan oleh Bekasi Regecy BPN.

“Salah satu hal yang kami temukan adalah 400 Acidiah Country di Tarumajaja. Sangat luas, tidak di laut yang dikeluarkan oleh BPN,” kata Bekasi kepada Sea.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *