Tangrang, Beritaseu.com-indonesia Mixed Martial Arts (MMA) Tim nasional tiba di negara itu setelah menyelesaikan Kejuaraan Gamma Dunia U-18 dengan 2025 senior yang berlangsung di Sรฃo Paulo, Brasil, pada 16-22 Juni 2025.
Read More : PBSI: Persiapan Atlet untuk Olimpiade 2028 Dimulai dari Sekarang
Dalam edisi kelima Kejuaraan Dunia ini, kontingen Indonesia dengan 17 atlet dan 5 petugas berhasil membawa pulang total 14 medali, dengan rincian 2 medali emas, 7 perak dan 5 perunggu.
Tim nasional Indonesia mencapai negara itu di Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (06/25/2025). Tiba disambut oleh Dewan Eksekutif Asosiasi Tarung Mix Indonesia (PB Percatacami) dan prosesi bunga.
Sekretaris Jenderal PB Pertacami Rafiq Radinal mengatakan bahwa dukungan medali juga merupakan simbol keberhasilan dalam proses pelatihan jangka panjang yang sangat dilakukan.
“Dengan bidang pelatihan lengkap selama enam bulan, saya pikir keberhasilan atlet kami bermain sangat baik di Kejuaraan Dunia, Sao Brasil,” kata Rafiq Rafiq di Bandara Sokarno-Hatta, Tangrang, Banten.
Rafiq mengatakan skor 14 medali tidak cukup mudah untuk tim nasional Indonesia MMA. Karena lawan menghadap ke bahasa Latin.
“Sebenarnya, permainan Sao Paulo tidak mudah karena lawan mereka berasal dari Amerika Latin. Ada semua tim, semua tim hebat. Kemudian dengan 17 atlet pesta, kami memenangkan 14 medali, itu juga tidak mudah,” katanya.
Read More : Natalius Pigai Dipanggil Prabowo Subianto ke Kertanegara, Jadi Menkumham?
Tim nasional Indonesia juga menerima perkiraan dari negara -negara terhadap peserta di Kejuaraan Gamma Dunia, karena itu menunjukkan kinerja yang baik dan kemajuan yang signifikan.
“Kami juga dapat menghargai beberapa negara berkembang seperti Ukraina, Amerika. Dia menyuruh kami pindah Desember lalu ke Sao Paulo,” katanya.
“Jadi itu cukup bagus, maka saya bangga dengan atlet kami yang dibentuk oleh pelatih Marcos, memungkinkan untuk kesuksesan yang sangat baik,” kata Rafiq.